Trump: Rezim di Iran Sekarang Berbeda Setelah Amerika Menyingkirkan Para Ekstremis

 Trump: Rezim di Iran Sekarang Berbeda Setelah Amerika Menyingkirkan Para Ekstremis

Presiden AS Trump mengatakan kepada ABC News pada 15 April 2026 bahwa ia “tidak mempertimbangkan untuk memperpanjang gencatan senjata bahkan ia tidak berpikir bahwa  itu perlu.” Dia berkata, “Dua hari ke depan akan penuh peristiwa. Hasilnya bisa apa saja, tetapi mencapai kesepakatan lebih baik bagi Iran karena akan memungkinkan mereka untuk membangun kembali negara mereka.” Dalam pernyataan sebelumnya, dia mengindikasikan bahwa putaran negosiasi baru dengan Iran akan berlangsung dalam dua hari ke depan. Dia mengancam akan melanjutkan agresi dan akan terus mengancam sampai Iran menerima persyaratannya dan menandatangani perjanjian penyerahan diri, dia mencatat perubahan posisi Iran dengan mengatakan, “Rezim di Iran sekarang berbeda setelah Amerika menyingkirkan para ekstremis.”

Apakah pernyataan Trump, meskipun dia seorang pembohong, berarti bahwa Iran siap untuk membuat konsesi, yaitu siap untuk menerima syarat-syarat Amerika, atau yang terpenting 15 syarat yang termasuk dalam rencana yang ditawarkannya pada 24/3/2026?

Wakil Trump, Vance, yang memimpin negosiasi di Pakistan dengan Iran pada 11 April 2026, mengatakan, “Para negosiator Iran ingin membuat kesepakatan. Tetapi Presiden Trump tidak menginginkan kesepakatan terbatas dengan Iran; ia menginginkan kesepakatan besar yang akan mengakhiri konflik sepenuhnya. Kesepakatan besar dengan Iran akan mencakup integrasi rakyatnya ke dalam ekonomi global sebagai imbalan atas penghentian program nuklir dan dukungan terhadap terorisme.” Ia berkata, “Tawaran kami kepada Teheran jelas, yaitu bertindaklah seperti negara normal, dan kami akan memperlakukan Anda secara ekonomi seperti negara normal. Kami telah mencapai kemajuan luar biasa dalam negosiasi dengan Pakistan …” Ia menambahkan, “Pertemuan kami dengan kepemimpinan Iran sangat bersejarah, belum pernah terjadi sebelumnya dalam 49 tahun di bawah pemerintahan sebelumnya. Saya duduk berhadapan langsung dengan kepala urusan Iran yang sebenarnya, dan kami merasakan keinginan untuk mencapai kesepakatan. Mencapai solusi dengan Iran tidak akan terjadi dalam semalam, tetapi kami berada dalam posisi diplomatik yang sangat baik.” (Fox News, 14 April 2026).

Pada 13 April 2026, Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araqchi menulis di platform X tentang kemajuan negosiasi dengan Amerika, di mana ia merupakan bagian dari delegasi Iran, dengan mengatakan: “Delegasi negosiasi Iran di Islamabad, meskipun hampir mencapai kesepakatan, menghadapi tuntutan yang berlebihan, tujuan yang terus berubah, dan ancaman blokade.” (hizb-ut-tahrir.info, 16/4/2026).

Dapatkan update berita terbaru melalui saluran Whatsapp Mediaumat

Share artikel ini:

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *