Pangkalan Militer Rahasia Entitas Yahudi di Irak dan Pembunuhan Seorang Gembala yang Membongkarnya

 Pangkalan Militer Rahasia Entitas Yahudi di Irak dan Pembunuhan Seorang Gembala yang Membongkarnya

Laporan pers internasional, yang mengutip sumber keamanan dan pejabat Irak, telah mengungkapkan secara detail dan mengejutkan mengenai pendirian pangkalan militer rahasia entitas Yahudi di wilayah Irak. Laporan tersebut menunjukkan bahwa lokasi-lokasi ini digunakan secara berkala selama setahun terakhir sebagai titik peluncuran operasi militer yang menargetkan wilayah pedalaman Iran, beroperasi di luar jangkauan pengawasan resmi di Baghdad.

Kasus ini mulai terungkap setelah pembunuhan seorang gembala Irak bernama Awad al-Syammari, 29 tahun, yang secara tidak sengaja menemukan lokasi militer yang dijaga ketat di gurun al-Nukhaib, provinsi Anbar. Al-Syammari, yang sedang melakukan perjalanan penggembalaan rutin, melihat tentara, helikopter, dan tenda-tenda mengelilingi landasan udara di daerah terpencil, yang mendorongnya untuk melaporkan apa yang dilihatnya kepada komando militer setempat.

Nasib tidak berpihak pada Al-Syammari untuk waktu yang lama. Truk yang ditumpanginya dibom oleh helikopter tak dikenal saat ia berusaha kembali ke kampung halamannya, yang mengakibatkan kematiannya dan tubuhnya hangus terbakar. Keluarganya menemukan puing-puing kendaraan yang hangus dua hari kemudian, di tengah kondisi syok dan kemarahan publik atas kegagalan pemerintah untuk menyelidiki keadaan yang menyelimuti terjadinya kejahatan tersebut.

Entitas Yahudi telah menunjukkan penghinaan yang begitu besar terhadap para penguasa kaum Muslim sehingga mereka mendirikan pangkalan militer di tanah mereka tanpa izin, bahkan tanpa sepengetahuan mereka, yang darinya entitas Yahudi melancarkan serangan terhadap negeri-negeri Muslim. Jika para penguasa ini benar-benar mampu dan bertanggung jawab, terutama para penguasa Irak, maka entitas Yahui tidak akan pernah mampu mendirikan pangkalan militer rahasia di tanah mereka, bahkan tidak akan berani mempertimbangkan hal seperti itu. Apakah para penguasa ini pantas diharapkan kebaikannya? Bagaimana mereka bisa mengklaim peduli terhadap urusan kaum Muslim? Pada kenyataannya, mereka adalah antek dan kaki tangan kaum kafir penjajah, yang melindungi kepentingan mereka dan memecah belah negeri-negeri kaum Muslim (hizb-ut-tahrir.info, 18/5/2026).

Dapatkan update berita terbaru melalui saluran Whatsapp Mediaumat

Share artikel ini:

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *