Korupsi Sistemik Mengakar, HILMI: Solusi Harus Menyeluruh
MediaUmat – Melihat praktik korupsi di Indonesia telah berkembang menjadi persoalan sistemik yang saling terhubung lintas sektor, Perhimpunan Intelektual Muslim Indonesia (HILMI) menilai solusinya pun harus bersifat menyeluruh, tidak cukup parsial, melainkan menyasar seluruh ekosistem yang menopang praktik korupsi dari politik, bisnis, birokrasi hingga penegakan hukum dan dunia akademik.
“Karena itu, solusi bagi Indonesia harus bersifat menyeluruh,” tegas HILMI dalam pernyataannya kepada media-umat.com, Rabu (22/7/2026).
Sebagai langkah konkret, HILMI mendorong transparansi pendanaan politik serta penguatan akuntabilitas lembaga penegak hukum. Selain itu, setiap proses hukum harus memiliki jejak yang dapat diperiksa agar tidak terjadi penyalahgunaan kewenangan dalam penanganan perkara.
“Pendanaan politik harus transparan dan dapat diaudit. Lembaga penegak hukum tidak boleh memeriksa dirinya sendiri dalam perkara besar. Setiap keputusan seperti penyidikan, penyitaan, penghentian perkara, hingga penuntutan harus meninggalkan jejak yang bisa diperiksa publik,” paparnya.
HILMI juga menekankan pentingnya penguatan perampasan aset hasil korupsi dengan tetap menjunjung tinggi prinsip keadilan. Di sisi lain, perlindungan terhadap pelapor dan jurnalis dinilai menjadi kunci dalam membongkar praktik korupsi yang selama ini tersembunyi.
“Perampasan aset harus diperkuat, namun tetap dalam koridor hukum yang adil. Pelapor dan jurnalis juga wajib dilindungi dari kriminalisasi maupun pembalasan,” tegasnya.
Selain itu, pembenahan dunia akademik dinilai tidak kalah penting sebagai bagian dari solusi menyeluruh. HILMI mendorong adanya sistem integritas yang kuat untuk mencegah praktik kecurangan ilmiah yang dapat merusak kualitas kebijakan publik.
“Dunia akademik harus membangun komisi integritas independen, menyediakan repositori data, mewajibkan deklarasi kontribusi penulis, serta memberikan sanksi tegas terhadap segala bentuk kecurangan,” pungkasnya.[] Lukman Indra Bayu
Dapatkan update berita terbaru melalui saluran Whatsapp Mediaumat