Farid Wadjdi: BoP, Mempertahankan Entitas Penjajah Zionis Yahudi

 Farid Wadjdi: BoP, Mempertahankan Entitas Penjajah Zionis Yahudi

MediaUmat Dewan Perdamaian (Board of Piece/BoP) untuk Gaza bentukan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump bukanlah perdamaian untuk Gaza ataupun Palestina, tetapi perdamaian yang tteap mempertahankan entitas penjajah Zionis Yahudi.

“Tentu kita harus benar-benar memahami apa yang disebut dengan perdamaian di sini. Perdamaian yang dimaksud di sini adalah perdamaian yang tetap mempertahankan penjajahan Yahudi. Ini kita perlu garis bawahi, dan ini sangat penting,” ujar Pemimpin Redaksi Majalah Al-Wa’ie Farid Wadjdi dalam Sorotan Dunia Islam, Rabu (4/2/2026) di Radio Dakta.

Lebih lanjut Farid menjelaskan, pentingnya memahami beberapa hal keberadaan BoP. Pertama, Trump dikenal pendukung utama entitas penjajah Zionis Yahudi di Palestina. “Donald Trumplah yang selama ini, termasuk Presiden Amerika Serikat yang lainnya, yang mem-backup penjajah Yahudi di Palestina,” ujarnya.

Kedua, demiliterisasi Gaza. Maknanya, jelas Farid, tidak boleh ada perlawanan bersenjata dari penduduk Gaza. “Karena syarat dari BoP ini, dan ini merupakan syarat dari Amerika Serikat adalah demilitarisasi Gaza. Artinya, tidak boleh ada perlawanan dari penduduk Gaza,” lanjutnya.

Ketiga, struktur BoP yang memiliki level satu (utama), level dua dan level tiga. Farid menjelaskan, level  satu paling berpangaruh karena memiliki hak veto penuh dan pengendali utama arah BoP. “Di level ini, Trump berada bersama Tony Blair dan yang lain,” ungkapnya.

Level dua, jelasnya, diisi wakil dari Indonesia, Mesir, Qatar dan Uni Emirat Arab, yang tidak bisa memberikan keputusan. Sedang level tiga diisi teknokrat dari Palestina yang tidak memiliki kewenangan politik.

“Kalau kita lihat dari struktur ini, maka keberadaan negara-negara lain, termasuk Indonesia, itu tidak akan bisa memengaruhi level pertama yang menentukan. Apalagi Donald Trump itu sudah memiliki hak veto,” imbuh Farid.

Jadi, jelas Farid, apa yang dimaksudkan oleh Indonesia masuk BoP akan memberikan kebaikan, itu jauh panggang dari api. Bila yang dimaksud Indonesia adalah perdamaian, konsepnya  berbeda dengan menurut Amerika.

“Kalau yang dimaksud pihak Indonesia itu adalah perdamaian, sementara perdamaian yang dimaksud oleh Amerika itu adalah perdamaian yang tetap mempertahankan penjajahan entitas penjajah Yahudi.” pungkasnya.[] Imam Wahyono

Dapatkan update berita terbaru melalui saluran Whatsapp Mediaumat

Share artikel ini:

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *