Para Pemukim Menyerbu Masjidil Aqsa di Bawah Pengamanan Ketat
Pada hari Ahad (19/4), kelompok-kelompok pemukim menyerbu kompleks Masjidil Aqsa di bawah pengawalan militer dan keamanan ketat dari pasukan pendudukan Israel, yang mengawal para penyerbu masuk ke dalam tempat suci tersebut. Penyerbuan para pemukim ke tempat suci tersebut dimulai di Gerbang Mughrabi dan berlangsung selama kurang lebih lima jam. Penyerbuan lain terjadi kemudian pada hari itu juga setelah salat Dhuhur. Para pemukim berkeliling halaman dan pekarangan masjid tanpa menghormati kesuciannya sebagai tempat ibadah khusus bagi kaum Muslim.
Sumber-sumber di dalam kompleks Masjidil Aqsa melaporkan bahwa kelompok-kelompok pemukim yang menyerbu masjid tersebut berkeliling halamannya, melakukan ritual Talmud dan doa, serta bersujud di tanah di bagian timur kompleks. Berbicara kepada Arabi21, sumber-sumber tersebut mencatat bahwa para penyerbu dikawal oleh pasukan khusus pendudukan, yang mencegah siapa pun mendekati mereka. Sumber-sumber itu menambahkan bahwa kelompok pemukim tersebut terkadang berjumlah hingga 50 orang.
Wahai Erdogan, wahai Nawaz Syarif, wahai Sisi! Daripada kalian bekerja tanpa lelah untuk menyelamatkan majikanmu, Amerika, dan protegenya, entitas Yahudi, dari rawa Iran, inilah Masjidil Aqsa, yang kalian yakini dan anggap sebagai garis merah, yang ditutup untuk ibadah atau dinodai oleh gerombolan pemukim. Wahai Erdogan, daripada mengucapkan kata-kata kosong dari mimbar dan tempat lain bahwa “Masjidil Aqsa adalah garis merah bagi kita”, maka segera kerahkan pasukanmu untuk menyelamatkan garis merah itu dan membersihkannya dari kekotoran Zionis Yahudi.
Selama bertahun-tahun Anda telah berulang kali mengatakan bahwa Masjidil Aqsa adalah garis merah Anda, tetapi apakah entitas Zionis Yahudi mendengarkan Anda? Tidak pernah! Karena mereka tahu betul bahwa pidato Anda di sana-sini hanya akan tetap menjadi kata-kata belaka dan tidak akan diterjemahkan menjadi tindakan. Kekuatan Anda hanya ditunjukkan terhadap kaum Muslim yang menargetkan Yahudi di negeri Anda. Misi yang telah dipercayakan oleh majikan Anda, Amerika, kepada Anda, dan peran yang telah diberikannya kepada Anda, bukanlah untuk melindungi kaum Muslim dari musuh-musuh mereka, melainkan untuk melindungi Yahudi dan musuh-musuh Muslim. Dan inilah yang kita saksikan di mana-mana (hizb-ut-tahrir.info, 20/4/2026).
Dapatkan update berita terbaru melalui saluran Whatsapp Mediaumat