UIY: Walkout di PBB Baru Sebatas Perlawanan Diplomatik

 UIY: Walkout di PBB Baru Sebatas Perlawanan Diplomatik

MediaUmat – Cendekiawan Muslim Ustadz Muhammad Ismail Yusanto (UIY) menilai walkout Indonesia dan negara-negara Muslim di Sidang PBB saat Perdana Menteri Benjamin Netanyahu berpidato, sebagai perlawanan diplomatik yang belum berlanjut menjadi tindakan nyata terhadap agresi Israel.

“Ini perlawanan diplomatik. Ya hanya sampai di sini,” tuturnya dalam acara Fokus to The Point: RI Walkout di PBB! Ada Apa? di kanal YouTube UIY Official, Selasa (29/9/2026).

Mustinya, menurut UIY, perlawanan diplomatik itu harus dilanjutkan atau diwujudkan dengan perlawanan dalam bentuk yang lain.

“Karena kita tahu, bahwa agresi itu harus dihadapi dengan kekuatan, dan ini tidak dilakukan,” tegasnya.

Kemudian ia memberikan contoh sikap negeri-negeri Muslim yang melunak dan tidak melakukan tindakan apa pun terhadap Israel.

“Padahal kita tahu, bahwa Arab Saudi bisa menyerang Yaman. Garangnya seolah-olah Yaman itu sesuatu yang memang betul-betul harus dihancurkan. Sementara mengapa kepada Israel tidak?” tanyanya retoris.

“Yordan bisa meng-intercept rudal-rudal dari Iran. Kenapa tidak dibiarkan rudal-rudal itu masuk wilayah Israel?” sambungnya kembali.

Demikian halnya, kata UIY, sikap negara-negara Teluk yang memberikan fasilitas pangkalan militer begitu banyak.

“Mengapa dana yang begitu besar mereka gelontorkan untuk pangkalan militer itu? Tidak dipakai untuk membantu saudara-saudaranya di Palestina untuk melakukan perlawanan terhadap Israel,” sesalnya.

Terakhir, ia mengatakan, persoalan hari ini adalah tidak adanya tindakan sepadan untuk melawan Israel.

“Jadi, ini persoalannya adalah keberanian untuk melakukan tindakan sepadan terhadap apa yang dilakukan Israel terhadap Gaza. Dan itu tidak ada,” pungkasnya.[] Nur Salamah

Dapatkan update berita terbaru melalui saluran Whatsapp Mediaumat

Share artikel ini:

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *