Sebelum membahas seluk-beluk sikap Eropa yang menolak bergabung dengan Amerika dalam perang melawan Iran, perlu sedikit menengok ke belakang untuk memahami situasi melalui lensa “doktrin
Tags :AS vs Iran
MediaUmat – Pengamat Politik dan Kebijakan Publik Dr. Riyan menilai Iran sedang dipaksa menjadi antek orang kafir. “Sementara Iran itu sebenarnya sedang dipaksa untuk ke arah
MediaUmat – Narator Khilafah News beberkan jika Iran menolak rencana gencatan senjata dengan Amerika Serikat (AS). “Dalam perkembangan terkini, Iran dilaporkan menolak rencana gencatan senjata yang
Pertanyaan: Apa arti dan implikasi dari pernyataan Trump yang berubah-ubah, dari memberi Iran tenggang waktu 48 jam, kemudian menjadi 5 hari, lalu 10 hari… serta usulan rencananya yang
MediaUmat – Ketegangan di Selat Hormuz yang dipicu dinamika pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dinilai narator Khilafah News bukan sekadar konflik regional, melainkan ancaman
Donald Trump mengatakan pada hari Kamis (2/4) bahwa operasi militer Washington terhadap Iran jauh lebih cepat dari jadwal yang telah ditentukan. “Kami memperkirakan misi kami akan
Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengatakan kepada Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif bahwa kepercayaan diperlukan untuk memfasilitasi pembicaraan dan mediasi konflik di Timur Tengah, kata kantor
MediaUmat – Merespons kebijakan Iran yang menutup Selat Hormuz untuk kapal-kapal milik AS dan sekutunya, Peneliti Masyarakat Sosial Politik Indonesia Dr. Riyan, M.Ag. menyatakan posisi
MediaUmat – Narator Khilafah News menilai pendekatan Amerika Serikat dan sekutunya dalam konflik AS-Israel versus Iran berada dalam dilema strategis. “Dalam konteks ini, pendekatan Amerika Serikat
Perang agresif yang dilancarkan Amerika dan entitas Yahudi terhadap Iran bukan sekadar operasi militer di kawasan Teluk, melainkan uji kompleks terhadap batas kekuatan Amerika dan