Pengamat: AS dan Israel Sejak Lama Ingin Perangi Iran

 Pengamat: AS dan Israel Sejak Lama Ingin Perangi Iran

MediaUmat Berbicara terkait perang Iran melawan AS-Israel, Pengamat Hubungan Internasional dari Geopolitical Institute Hasbi Aswar, Ph.D. menyatakan, perang ini memang sejak lama diinginkan oleh Israel dan Amerika Serikat (AS).

“Jadi kalau kita lihat perang ini memang sejak lama diinginkan oleh khususnya Israel dan Amerika Serikat ya terhadap Iran,” ujarnya dalam Live Fokus: Membayangkan Akhir Perang AS-Iran, Ahad (15/3/2026) di kanal YouTube UIY Official.

Menurut Hasbi, perang yang terjadi saat ini adalah langkah terakhir yang dilakukan oleh Israel dan AS untuk betul-betul melemahkan Iran. Karena sebenarnya upaya itu sudah terjadi sejak tiga tahun terakhir pasca serangan 7 Oktober 2023 oleh pasukan Mujahidin Hamas terhadap Israel. Dan setelah itu fasilitas-fasilitas militer Iran termasuk juga kantor-kantor perwakilan Iran di kawasan Timur Tengah mulai diserang oleh Israel.

Hasbi melihat, AS dan Israel melakukan itu karena hanya Iran satu-satunya negara yang masih ditakuti Israel dan yang masih menyuplai senjata kepada kelompok-kelompok perlawanan di Timur Tengah, khususnya jejaring Syiah yakni Hizbullah di Lebanon dan Houthi di Yaman. Termasuk juga mendukung pejuang Hamas di Palestina meskipun bukan Syiah.

Sebelum-sebelumnya, jelas Hasbi, masih ada Libya, Sudan, Irak dan Suriah yang menjadi jalur transit penyelundupan senjata untuk memperkuat pejuang Palestina. Namun semua rezim tersebut sekarang (pasca-Arab Spring) sudah di bawah kontrol AS.

“Nah, jadi poinnya ini adalah perang yang sudah dimulai bahkan sejak Oktober tahun 2023. Berbagai macam upaya yang dilakukan oleh Zionis termasuk juga Amerika Serikat tentunya untuk melakukan pelemahan terhadap Iran dengan membunuhi perwira-perwira tinggi IGRC Iran kemudian termasuk menghantam fasilitas-fasilitas nuklir,” pungkas Hasbi.[] Agung Sumartono

Dapatkan update berita terbaru melalui saluran Whatsapp Mediaumat

Share artikel ini:

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *