PBB Hanya Punya Misi Perdamaian, Bukan Menghentikan Kejahatan!

MediaUmat Pengamat Hubungan Internasional dari Geopolitical Institute Hasbi Aswar, Ph.D. menilai Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) selama ini hanya punya kekuatan mengirimkan tentara untuk misi kemanusiaan, bukan menghentikan kejahatan.

“Nah, sayangnya selama ini, PBB itu hanya bisa punya kekuatan mengirimkan tentara untuk misi kemanusiaan, bukan untuk misi menghentikan kejahatan itu,” ulasnya dalam siniar Prajurit TNI Terbunuh, di Mana BoP? di kanal YouTube UIY Official, Ahad (5/4/2026).

Ia mencontohkan dalam konteks perang di Lebanon dan genosida di Palestina, terbukti tidak cukup hanya dengan mengirimkan pasukan yang misinya hanyalah misi kemanusiaan semata.

“Harusnya tempat pasukan penjaga perdamaian di satu sisi ada, tapi di sisi yang lain pasukan yang mencegah kejahatan itu yang tidak pernah terjadi,” kritiknya.

Padahal, tegasnya, tentara yang dikirim untuk perdamaian dan tentara yang dikirim untuk melakukan penghentian terhadap kejahatan itu dua hal yang berbeda.

“Saya kira itu dua hal yang berbeda,” tuturnya.

Belum lagi, lanjutnya, pelaku dari perang Lebanon dan genosida Palestina adalah entitas yang kebal hukum.

“Saya kira, ini sudah fakta bahwa apa pun yang Israel lakukan hukum tidak bisa mengenai atau entitas ini adalah entitas yang kebal terhadap hukum, karena dilindungi oleh negara super power yaitu Amerika Serikat,” kritiknya.

Bahkan, sebut Hasbi, pasukan perdamaian PBB pun tidak bisa menjamin keamanan prajuritnya. Terbaru gugurnya pasukan perdamaian dari kontingen TNI.

“Sehingga kejahatan atau serangan-serangan brutal terhadap pasukan perdamaian PBB itu akhirnya tidak bisa dicegah,” pungkasnya.[] Novita Ratnasari

Dapatkan update berita terbaru melalui saluran Whatsapp Mediaumat

Share artikel ini: