Masjidil Aqsa di Bawah Pengkhianatan Para Penguasa dan Ketidakpedulian Kaum Muslim

Untuk pertama kalinya dalam 59 tahun, suara takbir (azan) tidak terdengar dari Masjidil Aqsa, dan masyarakat dilarang melaksanakan shalat Idul Fitri di dalam lingkungannya, sehingga halaman masjid menjadi kosong dan keheningan menyelimuti lorong-lorongnya, yang biasanya selalu ramai dipenuhi jamaah shalat dan mereka yang senantiasa berjaga-jaga di masjid, sambil menyaksikan mereka yang shalat, air mata yang mengalir, dan kisah-kisah kesabaran yang tak berujung.

Tahun ini, salat Idul Fitri tidak diperbolehkan untuk diadakan di Masjidil Aqsa setelah penutupan yang berlangsung lama, termasuk pada Jumat terakhir Ramadhan, malam Lailatul Qadar, dan sepuluh hari terakhir Ramadhan (aljazeera.net, 19/3/2026).

Ar-Rāyah: Inilah keadaan Masjidil Aqsa, dan inilah keadaan kita akibat pengkhianatan para penguasa kita yang melindungi entitas Yahudi dengan mencegah pasukan mereka memerangi dan mencabutnya dari tanah yang diberkahi. Keadaan lemah yang kita alami ini disebabkan oleh ketiadaan Khalifah kita, yang di belakangnya kita akan berperang dan kepadanya kita akan mencari perlindungan.

Oleh karena itu, kita memikul kewajiban syariah yang besar, yaitu berusaha dengan serius dan sungguh-sungguh dalam mendorong tentara kita untuk bergerak memerangi entitas Yahudi dan membersihkan Masjidil Aqsa dari mereka. Dan jika para penguasa yang khianat mencegah mereka melakukan itu, maka singkirkan mereka dari tahtanya, dan hancurkan singgasananya, kemudian tolonglah agama Allah dengan memberikan nushrah (dukungan) kepada Hizbut Tahrir untuk mendirikan Khilafah Rasyidah Kedua ‘ala minhājin nubuwah, sehingga dengannya Masjidil Aqsa dan seluruh Palestina dapat dibebaskan. Allah SWT berfirman:

﴿وَيَوْمَئِذٍ يَفْرَحُ الْمُؤْمِنُونَ * بِنَصْرِ اللَّهِ يَنْصُرُ مَنْ يَشَاءُ وَهُوَ الْعَزِيزُ الرَّحِيمُ﴾

Pada hari (kemenangan) itu bergembiralah orang-orang beriman, karena pertolongan Allah. Dia menolong siapa saja yang Dia kehendaki. Dia Maha Perkasa lagi Maha Penyayang.” (TQS. Ar-Rum [30] : 4-5).

Sumber: alraiah.net, 25/3/2026.

Dapatkan update berita terbaru melalui saluran Whatsapp Mediaumat

Share artikel ini: