Kemenlu Saudi Sambut Baik Upaya Anti Muslim dan Deklarasi Perlucutan Senjata di Gaza
Kementerian Luar Negeri Arab Saudi Menyambut Baik Upaya Anti-Muslim dan Deklarasi Perjanjian Bersejarah Trump tentang Perlucutan Senjata di Gaza
Al-Arabiya, 31 Juli 2026 – Didorong oleh permusuhannya terhadap organisasi-organisasi Islam, Kementerian Luar Negeri Arab Saudi menyatakan sambutannya atas pengumuman Trump tentang perjanjian bersejarah mengenai perlucutan senjata di Jalur Gaza.
Pernyataan Kementerian Luar Negeri Saudi memuji “kepemimpinan dan komitmen teguh Presiden Trump, yang memainkan peran penting dalam mencapai prestasi bersejarah ini” untuk menjaga keamanan entitas Yahudi.
Kementerian tersebut menyatakan dalam sebuah pernyataan: “Kerajaan menyampaikan apresiasi kepada Mesir, Qatar, Turki, Amerika Serikat, Dewan Perdamaian, dan semua mitra yang upaya berkelanjutannya telah berkontribusi dalam pencapaian ini.”
Kementerian menambahkan bahwa Kerajaan memperbarui komitmen penuhnya untuk melaksanakan rencana perdamaian komprehensif, sebagaimana didukung oleh Dewan Keamanan PBB dalam Resolusi No. 2803, dalam koordinasi dengan mitra regional dan internasional, dan menekankan pentingnya melaksanakan semua fase yang disepakati dalam jangka waktu tertentu dengan cara yang andal, final, dan tidak dapat dibatalkan.
Inilah cara kerja antek-antek Amerika, para penguasa Saudi tidak pernah sama sekali mengancam entitas Yahudi meski kejahatan yang dilakukan entitas terkutuk ini terhadap warga Palestina di Gaza. Sebaliknya, Anda melihat mereka justru menyatakan dukungan mereka untuk segala sesuatu yang merendahkan status dan posisi kaum Muslim, seperti melucuti senjata Hamas dan konsekuensi yang ditimbulkannya demi menjaga keamanan entitas Yahudi.
Bukankah sudah saatnya kaum Muslim meninggalkan para penguasa ini dan menggulingkan mereka agar Islam dapat kembali berjaya?! (hizb-ut-tahrir.info, 2/8/2026).
Dapatkan update berita terbaru melalui saluran Whatsapp Mediaumat