Praktik diplomasi Islam kian berkembang dan terlembagakan. Semasa pemerintahan Dinasti Abbasiyah, diplomasi gencar dilakukan dengan dunia luar. Dalam Dinasti Abbasiyah, misalnya, Dr Yusuf al-Isy menulis
[Buletin Kaffah No. 088, 21 Sya’ban 1440 H-26 April 2019 M] Bohong atau dusta, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, bermakna tidak sesuai dengan hal (keadaan dsb) yang sebenarnya
[Buletin Kaffah No. 087, 14 Sya’ban 1440 H-19 April 2019 M] Dalam Islam, kekuasaan tentu amat penting. Untuk apa? Tidak lain untuk menegakkan, memelihara dan mengemban agama ini.
Allah tabāraka wa ta’āla berfirman: “Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidil Haram ke Al Masjidil Aqsha
[Buletin Kaffah No. 085, 29 Rajab 1440 H – 5 April 2019 M] Mencintai seluruh ajaran Islam adalah konsekuensi keimanan seorang Muslim. Seorang Muslim tidak boleh mencintai sebagian ajaran Islam, tetapi
Oleh: KH. Shiddiq al-Jawi, Pengantar Redaksi: Istilah-istilah seperti kafir harbi, musta’min, dan ahl adz-dzimmah adalah termasuk istilah yang kurang dikenal umat Islam saat ini.
[Buletin Kaffah No. 080, 24 Jumadil Akhir 1440 H – 1 Maret 2019 M] Munafik adalah perilaku tercela. Dalam banyak ayat-Nya, Allah SWT tak pernah menyebut kaum munafik kecuali dalam makna
Oleh: Tsair Salamah (Abu Malik) Pada awal dekade 50-an, masyarakat Muslim belum percaya bahwa mereka dapat kembali ke khilafah atau menegakkan kembali khilafah. Mereka belum
[Buletin Kaffah No. 079, 17 Jumadil Akhir 1440 H – 22 Februari 2019 M] Kaum Muslim wajib mengambil Islam sebagai agama dan sistem hidup. Sebaliknya, mereka harus meninggalkan serta menolak agama
Soal: Assalâmu ‘alaikum wa rahmatullah wa barakatuhu. Bagaimana kabar Anda syaikhuna? Saya punya pertanyaan terkait satu hal yang ditabanni oleh Hizb. Di antara yang