[Buletin Kaffah No. 134, 2 Sya’ban 1441 H-27 Maret 2020 M] DALAM menghadapi wabah (pandemi) Covid-19 ini, kaum Muslim penting untuk memperhatikan petunjuk syariah. Baik yang bersifat i’
Sejak abad pertama berdirinya khilafah Islam, Nusantara sudah berinteraksi dengan para pedagang Islam bahkan penguasanya mengirim surat kepada khalifah. Raja Sriwijaya meminta Khalifah Umar bin
Kita masih dalam suasana peringatan bencana besar yang menimpa umat Islam, yaitu runtuhnya negara Khilafah. Jadi, hati umat Islam di mana-mana, di dunia merasa sakit,
Oleh: KH. Hafidz Abdurrahman, MA. Wabah adalah musibah yang ditimpakan kepada siapapun, termasuk orang yang beriman dan tidak. Yang membedakan adalah sikap dalam menyikapi wabah
Imam Bukhari meriwayatkan dalam Shahīh-nya: Ia berkata, telah menceritakan kepada kami Musa bin Ismail, telah menceritakan kepada kami Abdul Aziz bin Muslim, telah menceritakan
Imam Muslim meriwayatkan dalam Shahīh-nya. Ia berkata: Telah menceritakan kepadaku Abu Bakar bin Nafi’ dan Muhammad bin Basyar. Ibnu Nafi’ berkata: Telah menceritakan kepada
قال الحافظ ابن رجب الحنبلي: “فمن أحبَّ اللهَ ورسولَه محبةً صادقةً من قلبه ، أَوْجَبَ له ذلك أنْ يُحبَّ بقلبه ما يُحبُّه اللـهُ ورسولُه ، ويُكْرِهُ ما يكرهُهُ الله ُورسولُه ، ويَرْضَى بما يرضى الله ُورسولُه ، ويَسخَطُ ما يَسْخَطُهُ الله ورسوله ، وأنْ يعمل بجوارحه بمُقْتَضَى هذا الحبِّ والبُغْضِ” (جامع العلوم والحكم محقق – […]
Oleh: KH Hafidz Abdurrahman Ini kisah tentang seorang Khalifah, ‘Umar bin ‘Abdul ‘Aziz, dan sahabatnya, Dukain. ‘Umar bin ‘Abdul ‘Aziz pernah berjanji kepada Dukain, kalau
Imam at-Tirmidzi meriwayatkan dalam Sunan-nya, ia mengatakan: telah menceritakan kepada kami Hussein bin Yazid al-Kufi, telah menceritakan kepada kami Abdus Salam bin Harb, dari ‘Uthaif
Sebelum kami menjawab pertanyaan ini, pertama kita harus mengetahui realitas konflik saat ini, antara kaum Muslim sebagai umat Islam, seperti yang dijelaskan oleh Rabbul ‘Izzah