Wahai Pemuda Muslim Orang yang berakal adalah dia yang memahami dunia sebagaimana mestinya, dan menganggapnya sebagai jalan penyeberangan menuju akhirat. Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘
Ditulis oleh: Yuana Ryan Tresna, M.E., M.Ag. PENDAHULUAN عَنْ هِشَامٍ عَنْ الْحَسَنِ قَالَ أَتَيْنَا مَعْقِلَ بْنَ يَسَارٍ نَعُودُهُ فَدَخَلَ عَلَيْنَا عُبَيْدُ اللَّهِ فَقَالَ لَهُ مَعْقِلٌ أُحَدِّثُكَ حَدِيثًا سَمِعْتُهُ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ مَا مِنْ وَالٍ يَلِي رَعِيَّةً مِنْ الْمُسْلِمِينَ فَيَمُوتُ وَهُوَ غَاشٌّ لَهُمْ إِلَّا حَرَّمَ اللَّهُ عَلَيْهِ الْجَنَّةَ – (صحيح البخاري […]
Oleh: Yuana Ryan Tresna Pada masa silam, ketika kehidupan Islam pertama di Madinah, mekanisme pasar[1] sangat dihargai.[2] Bahkan Rasulullah Saw (w. 11 H) menolak untuk membuat
مِّنَ الْمُؤْمِنِينَ رِجَالٌ صَدَقُوا مَا عَاهَدُوا اللَّهَ عَلَيْهِ ۖ فَمِنْهُم مَّن قَضَىٰ نَحْبَهُ وَمِنْهُم مَّن يَنتَظِرُ ۖ وَمَا بَدَّلُوا تَبْدِيلًا “Di antara orang-orang mukmin itu ada orang-orang yang menepati apa yang telah mereka janjikan kepada Allah. Dan di antara mereka ada yang gugur, dan di
Setelah Bai’at ‘Aqabah II (622 M.), kaum Anshar menjadi kekuatan dengan jumlah yang signifikan di Yatsrib, sehingga hal itu menjadikan suasana umum di sana siap
Oleh : KH. M. Shiddiq Al Jawi Khilafah merupakan ajaran Islam yang dalam istilah modern disebut dengan negara Islam (ad-daulah al-islâmiyyah) atau sistem pemerintahan Islam (
Dari Tsauban radhiyallahu ‘anhu berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: «إِنَّ اللَّهَ زَوى- أي قرَّب وصغَّر- لي الْأَرْضَ، فَرَأَيْتُ مَشَارِقَهَا وَمَغَارِبَهَا، وَإِنَّ أُمَّتِي سَيَبْلُغُ مُلْكُهَا مَا زُوِيَ لِي مِنْهَا، وَأُعْطِيتُ الْكَنْزَيْنِ الأحمر والأبيض» “Sesungguhnya Allah menghimpun—yakni mendekatkan dan mengecilkan—bumi untukku, sehingga aku melihat
Apa yang kita lihat, yaitu normalisasi memalukan yang dilakukan oleh rezim-rezim yang ada di negeri-negeri kaum Muslim, serta pengkhianatan mereka terhadap umat dan masalah-masalahnya, juga
Dari Abu Musa radhiyallahu ‘anhu yang berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: «فُكُّوا الْعَانِيَ- يَعْنِي الْأَسِيرَ- وَأَطْعِمُوا الْجَائِعَ وَعُودُوا الْمَرِيضَ» “Bebaskan orang yang tertahan—maksudnya adalah tawanan—, beri makan
Dari Abu Hurairah RA yang berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda: «يَكُونُ فِي آخِرِ الزَّمَانِ دَجَّالُونَ كَذَّابُونَ يَأْتُونَكُمْ مِنْ الْأَحَادِيثِ بِمَا لَمْ تَسْمَعُوا أَنْتُمْ وَلَا آبَاؤُكُمْ فَإِيَّاكُمْ وَإِيَّاهُمْ لَا يُضِلُّونَكُمْ وَلَا يَفْتِنُونَكُمْ» “Di akhir zaman nanti akan muncul para dajjal, para pendusta. Mereka mendatangi kamu dengan perkataan