Ucapan Selamat dari Amir Hizbut Tahrir al-‘Alm al-Jalil Atha’ bin Khalil Abu ar-Rasytah Kepada Para Pengunjung Laman Beliau pada Momen Datangnya Idul Adha Yang
Kepada saudara-saudaraku para pengemban dakwah: Saya sedang menghadap Allah SWT. Dan saya bersaksi kepada Allah SWT. Seandainya saya hidup kedua kalinya, niscaya saya akan kembali
Bukan rahasia lagi bagi siapa pun terkait keadaan yang menyelimuti para pemuda kita hari ini sebagai akibat dari campur tangan negara-negara agresor dan penetrasi ide-ide
Surat dari Amir Hizbut Tahrir al-‘Alim al-Jalil Atha’ bin Khalil Abu ar-Rasytah Kepada Para Pengemban Dakwah Yang Dengan Lantang Menyuarakan Kebenaran di Bumi Syam
]إِنِ ٱلۡحُكۡمُ إِلَّا لِلَّهِ أَمَرَ أَلَّا تَعۡبُدُوٓاْ إِلَّآ إِيَّاهُۚ[ “Keputusan itu hanyalah kepunyaan Allah. Dia telah memerintahkan agar kamu tidak menyembah selain Dia.” (TQS. Yusuf [12] : 40). Kehidupan kaum Muslim harus dijalankan hanya untuk ibadah kepada
Orang Yahudi Tidak Akan Pernah Ridha Kepada Kaum Muslim, dan Tidak Pula dengan Orang Nasrani ]وَلَن تَرۡضَىٰ عَنكَ ٱلۡيَهُودُ وَلَا ٱلنَّصَٰرَىٰ حَتَّىٰ تَتَّبِعَ مِلَّتَهُمۡۗ قُلۡ إِنَّ هُدَى ٱللَّهِ هُوَ ٱلۡهُدَىٰۗ وَلَئِنِ ٱتَّبَعۡتَ أَهۡوَآءَهُم بَعۡدَ ٱلَّذِي جَآءَكَ مِنَ ٱلۡعِلۡمِ مَا لَكَ مِنَ ٱللَّهِ مِن وَلِيّٖ وَلَا نَصِيرٍ* ٱلَّذِينَ ءَاتَيۡنَٰهُمُ ٱلۡكِتَٰبَ يَتۡلُونَهُۥ حَقَّ تِلَاوَتِهِۦٓ أُوْلَٰٓئِكَ يُؤۡمِنُونَ بِهِۦۗ […]
Soal: Assalamu ‘alaikum wa rahmatullah wa barakatuhu. Dinyatakan di buku asy-Syakhshiyyah al-Islâmiyah juz I dalam kajian tentang Para Nabi dan Rasul halaman 130 sebagai berikut: “
Penulis: K.H. Hafidz Abdurrahman (Khadim Ma’had Syarful Haramain) Alhamdulillah bulan suci akan menaungi umat Islam sedunia, itulah Ramadhan tamu istimewa sekaligus syiar Islam
Niscaya Anda akan melihat kaum Muslim dari Jakarta (Indonesia) di timur hingga Tangier (Maroko) di barat berkumpul bersama menunggu pengumuman Khilafah dan Khalifah melihat hilal
Tentu negara (Khalifah) dan para gubernurnya akan memastikan bahwa kaum Muslim sebagai rakyat negara, mereka benar-benar dapat bersukacita menjelang datangnya Hari Raya mereka. Mereka tidak