MediaUmat – Pengamat Hubungan Internasional Budi Mulyana menilai bermunculannya puluhan kapal global kemanusiaan Sumud Flotilla dari berbagai negara menuju Gaza merupakan wujud dari simbolisasi pembelaan untuk
Feature Post
MediaUmat – Merespons pernyataan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang menyebut ‘selama ini pemerintah menanggung selisih antara harga keekonomian dan harga yang dibayar masyarakat melalui pemberian
MediaUmat – Merespons pernyataan Presiden Prabowo yang intinya menyatakan ‘ada kesalahan sebesar 0,00017 persen termasuk keracunan dalam program Makan Bergizi Gratis dari 30 juta penerima manfaat’, Pakar Fikih
MediaUmat – Agar dana program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sangat besar itu tidak berubah menjadi proyek rente (rent projects), Kepala Pusat Ekonomi Makro dan Keuangan
MediaUmat – Langkah Pemerintahan Prabowo yang membentuk Komite Reformasi Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam rangka mengkaji ulang tugas, wewenang, kedudukan, dan ruang lingkup Polri, dinilai Komisaris
MediaUmat – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) andalan pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka yang menimbulkan lebih dari 5.000 kasus keracunan di puluhan kota dan kabupaten di 16 provinsi,
MediaUmat – Pernyataan Presiden Palestina Mahmoud Abbas di PBB yang menyebut ‘Hamas tidak akan memiliki peran dalam pemerintahan’ dinilai Pengamat Hubungan Internasional Budi Mulyana menunjukkan memerdekakan
MediaUmat – Tuntutan perubahan atas kebijakan pemerintah yang dianggap merugikan masyarakat di tengah gelombang demonstrasi besar-besaran di sejumlah negara dalam beberapa waktu terakhir, dinilai sulit terjawab
MediaUmat – Didudukinya 165 dari 562 kursi komisaris Badan Usaha Milik Negara (BUMN) oleh kader partai dan relawan politik sebagaimana diungkap Transparency International Indonesia (TII) baru-baru ini, dinilai
MediaUmat – Menyikapi program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digadang pemerintah sebagai solusi atas masalah stunting, Cendekiawan Muslim Ustadz Muhammad Ismail Yusanto (UIY) menilai kebijakan tersebut