Tanda-tanda aliansi baru yang akan membentuk kembali Timur Tengah termasuk Turki, Pakistan, Mesir, dan Arab Saudi (aljazeera.net, 2/7/2026).
Setelah kegagalan AS untuk mengubah peta Timur Tengah dengan menyerang Iran dan melepaskan anjing gila protegenya, entitas Yahudi, yang telah melakukan pembunuhan, penggusuran, dan penghancuran di Palestina, Lebanon, Yaman, Suriah, serta Iran … maka kelemahan dan kerentanannya menjadi begitu jelas, serta ketidakmampuannya untuk mencapai tujuan meski telah menggunakan kekuatan militernya yang sangat modern dan canggih hingga menimbulkan kerusakan parah dan menyakitkan bagi mereka yang melawannya dan berupaya membebaskan diri dari hegemoninya … Kemudian AS bergegas memainkan antek-anteknya di kawasan, dengan harapan AS dapat keluar dari rawa dan memulihkan sebagian prestisenya. Bersamaan dengan itu, AS menghidupkan kembali beberapa visi sebelumnya untuk kawasan, seperti membentuk NATO Arab guna mencapai apa yang sejauh ini AS gagal mewujudkannya, dan memastikan bahwa AS tetap mengendalikan kawasan serta mencegahnya lepas kendali, juga berusaha menghambat kebangkitan kaum Muslim dengan proyeknya sendiri yang bersumber dari Kitab Allah dan Sunnah Rasul-Nya SAW, yaitu Khalifah Rasyidah Kedua ‘ala minhājin nubuwah.
Tidak heran jika para politisi picik dan para penguasa ruwaibidhah di negeri-negeri Islam, yang mata dan hatinya telah dibutakan kecuali hanya untuk melaksanakan apa yang diperintahkan oleh majikannya, Amerika, maka mereka pun bergegas untuk mengeluarkan AS dari kesulitannya. Jadi, dengan semua yang dialami AS, bukanya mereka itu menggunakan beragam kemampuan negeri-negeri Islam untuk memberikan pukulan terakhir kepada AS dan sekutunya, serta mengakhiri kesombongannya, kejahatan kemanusiaannya, dan penjarahannya terhadap kekayaan di seluruh dunia.
Dengan ini, saya mengingatkan AS bahwa waktunya akan segera berakhir, bahwa mataharinya, yang dengannya ia membakar dunia, telah meredup, dan rumahnya yang dikiranya kokoh ternyata lebih lemah daripada jaring laba-laba, sebagaimana Allah SWT berfirman:
﴿مَثَلُ الَّذِيْنَ اتَّخَذُوْا مِنْ دُوْنِ اللّٰهِ اَوْلِيَاۤءَ كَمَثَلِ الْعَنْكَبُوْتِۚ اِتَّخَذَتْ بَيْتًاۗ وَاِنَّ اَوْهَنَ الْبُيُوْتِ لَبَيْتُ الْعَنْكَبُوْتِۘ لَوْ كَانُوْا يَعْلَمُوْنَ﴾
“Perumpamaan orang-orang yang menjadikan selain Allah sebagai pelindung adalah seperti laba-laba betina yang membuat rumah. Sesungguhnya rumah yang paling lemah ialah rumah laba-laba. Jika mereka tahu, (niscaya tidak akan menyembahnya).” (TQS. Al-‘Ankabut [29] : 51).
Allah SWT berfirman:
﴿إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا يُنفِقُونَ أَمْوَالَهُمْ لِيَصُدُّوا عَن سَبِيلِ اللَّهِ فَسَيُنفِقُونَهَا ثُمَّ تَكُونُ عَلَيْهِمْ حَسْرَةً ثُمَّ يُغْلَبُونَ وَالَّذِينَ كَفَرُوا إِلَىٰ جَهَنَّمَ يُحْشَرُونَ﴾
“Sesungguhnya orang-orang yang kufur menginfakkan harta mereka untuk menghalang-halangi (orang) dari jalan Allah. Mereka akan (terus) menginfakkan harta itu, kemudian (hal itu) menjadi (sebab) penyesalan yang besar bagi mereka. Akhirnya, mereka akan dikalahkan. Ke (neraka) Jahanamlah orang-orang yang kufur itu akan dikumpulkan.” (TQS. Al-Anfal [8] : 36).
Para politisi di kawasan ini yang bergantung padanya telah membuktikan pengkhianatan dan kelicikan mereka, bahkan mereka telah kehilangan hubungan apa pun antara rakyat dan mereka. Sesungguhnya, rakyat telah menyadari bahwa langkah pertama dalam memulihkan proyek umat dimulai dengan menyingkirkan para penguasa Muslim ruwaibidhah yang hina ini, karena merekalah yang menjadi garis pertahanan kekafiran dan para penganutnya.
Kaum Muslim bergerak, dengan kehendak dan pertolongan Allah, menuju tujuan mereka, dibimbing dan diarahkan oleh sang pelopor (pemimpin) yang tidak berbohong kepada umatnya: Hizbul Tahrir, yang sejak didirikan telah bertekad dan memikul tanggung jawab untuk melanjutkan kehidupan Islam dengan mendirikan Khilafah Rasyidah ‘ala minhājin nubuwah, serta tidak mengubah atau mengganti komitmennya terhadap metode Rasulullah SAW dalam mendirikan negara Islam pertama, dengan mengulurkan tangan kepada Ahlul Quwwah wa Man’ah (pemilik kekuatan dan pengaruh) di militer kaum Muslim untuk mendukung dan menolongnya, juga dengan pertolongan dan izin Allah SWT, fajar Khilafah Rasyidah akan segera terbit, bahkan benang-benang cahaya pertamanya telah terlihat. Pada saat itu, AS, anjing gila protegenya, entitas Yahudi dan seluruh negara kafir Barat akan mengetahui besarnya kekuatan kaum Muslim yang sebenarnya, dan, jika Allah mengizinkan, maka pendahuluan pesan Khalifah akan kembali dikirimkan: “Aslim Taslam, Tunduklah (Masuklah ke Dalam Islam), Maka Anda akan Aman dan Selamat.”
﴿وَيَقُولُونَ مَتَىٰ هُوَ قُلْ عَسَىٰ أَن يَكُونَ قَرِيباً﴾
“dan mereka berkata, ‘Kapan itu (akan terjadi)?’ Katakanlah, ‘Barangkali waktunya sudah dekat’.” (TQS. Al-Isra’ [17] : 51). [] Dr. Abdul Ilah Muhammad – Wilayah Yordania
Sumber: hizb-ut-tahrir.info, 11/7/2026.
Dapatkan update berita terbaru melalui saluran Whatsapp Mediaumat