MediaUmat – Menanggapi pro kontra terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG), Pengamat Ekonomi Dr. Arim Nasim menyatakan, akar masalahnya adalah kemiskinan, maka untuk menyelesaikannya adalah dengan merubah sistem ekonomi kapitalis dengan sistem ekonomi Islam.
“Kalau saya lihat kan akar masalahnya itu di kemiskinan ya,” ujarnya dalam Special Intervew: Hentikan MBG dan Kopdes? Ini Solusi Sistem Ekonomi Islam!!! di kanal YouTube Rayah TV, Jumat (3/7/2026).
“Justru bagi saya yang lebih penting harus dilakukan oleh pemerintah itu bukan memberikan makan bergizi gratis untuk menyelesaikan akar masalahnya. Bukan itu yang harus dilakukan. Yang dilakukan itu adalah mengubah tatanan ekonomi dalam bahasa simpelnya itu adalah mengubah sistem ekonomi,” sambungnya.
Arim melihat, alasan pemerintah membuat program MBG karena memang ada fenomena di lapangan anak-anak sekolah dan juga bayi banyak yang kekurangan gizi, sehingga berakibat pada rendahnya kualitas SDM anak didik Indonesia. Dan akar masalah dari anak-anak sampai kekurangan gizi adalah kemiskinan.
Sedangkan akar masalah kemiskinan itu, kata Arim, adalah penerapan sistem ekonomi kapitalis.
“Nah, ini dulu yang harus kemudian dilakukan pemerintah fokusnya. Jadi negara harus kemudian menghentikan penerapan sistem ekonomi kapitalis, menggantinya dengan sistem ekonomi yang adil, yaitu sistem ekonomi Islam,” pungkasnya.[] Agung Sumartono
Dapatkan update berita terbaru melalui saluran Whatsapp Mediaumat