AIPAC Menderita Kekalahan Langka
Seorang dokter dan mantan kepala dinas kesehatan Detroit, Abdulrahman Muhammad Sayed, memenangkan pemilihan pendahuluan atas Partai Demokrat untuk kursi Senat di Michigan pada 5 Agustus. Ia mengalahkan anggota House of Representatives (Dewan Perwakilan) Haley Stevens meskipun menghabiskan lebih dari 60 juta dolar AS yang digelontorkan oleh pihak luar, yang sebagian besar berasal dari organisasi-organisasi pro-Israel yang dipimpin oleh Komite Urusan Publik Amerika-Israel, American Israel Public Affairs Committee (AIPAC).
Kemenangan ini secara luas ditafsirkan sebagai salah satu kemunduran terbesar yang dialami oleh kelompok lobi pro-Israel di dalam Partai Demokrat. Laporan menunjukkan bahwa AIPAC dan afiliasinya telah menghabiskan lebih dari 30 juta dolar untuk melawan Sayed, yang merupakan kritikus vokal terhadap perang Israel di Gaza dan menyerukan penghentian bantuan militer AS tanpa syarat.
Alih-alih melemahkan kampanyenya, pengeluaran yang belum pernah terjadi sebelumnya ini menjadi isu utama, bahkan Sayed menggambarkannya sebagai upaya orang luar yang kaya untuk mempengaruhi pemilih lokal. Meskipun AIPAC tetap menjadi salah satu organisasi lobi paling berpengaruh di Amerika Serikat, namun hasil di Michigan ini menghantui serangkaian tantangan baru-baru terhadap pengaruhnya.
Banyak anggota Dewan Parlemen Demokrat telah menjauhkan diri dari kelompok-kelompok lobi, sementara semakin banyak kandidat yang mengintensifkan kampanye pemilihan mereka berdasarkan pada isu pembatasan pengiriman senjata ke entitas Yahudi dan penentangan perang Gaza.
Debat publik seputar peran AIPAC semakin intensif seiring meningkatnya kritik terhadap kebijakan AS terkait korban sipil di Gaza. Para pemilih AS semakin skeptis terhadap dukungan tanpa syarat untuk entitas Yahudi, dan kegagalan kebijakan AS di Teluk telah menyebabkan banyak orang mempertanyakan kebijaksanaan dukungan AS terhadap entitas yang melakukan genosida dan menekan AIPAC untuk kepentingannya (hizb-ut-tahrir.info, 7/8/2026).
Dapatkan update berita terbaru melalui saluran Whatsapp Mediaumat