Warga Yordania Sudah Muak dengan Perang AS Melawan Iran

 Warga Yordania Sudah Muak dengan Perang AS Melawan Iran

Kontroversi terus berlanjut di Yordania pekan ini setelah ratusan politisi, pengacara, dan akademisi menandatangani surat terbuka yang menuntut penarikan pasukan AS. Mereka berpendapat bahwa keberadaan sekitar 4.000 tentara AS di wilayah Yordania “telah membuat Yordania menanggung risiko keamanan, politik, dan ekonomi yang sama sekali tidak memberikan manfaat bagi kepentingan nasional.”

Sebelumnya, pada 27 Juli 2026, suasana di parlemen memanas ketika anggota parlemen Ali Al-Khalayleh mengusulkan pemberian penghormatan bagi tiga tentara AS yang tewas; para anggota parlemen lainnya meneriakinya, bahkan ada yang menyebut pasukan AS sebagai “kelompok pembunuh”.

Serangan rudal dan pesawat nirawak (drone) Iran terhadap pasukan AS kian memperlebar jurang pemisah antara pihak kerajaan yang pro-AS dan rakyat Yordania yang mulia dan cerdas, yang melihat negara mereka semakin terseret ke dalam perang yang memalukan. Yordania telah mengalami sekitar 60 serangan rudal dan pesawat nirawak yang menyasar berbagai fasilitas di wilayahnya yang terkait dengan pasukan AS (hizb-ut-tahrir.info, 7/8/2026).

Dapatkan update berita terbaru melalui saluran Whatsapp Mediaumat

Share artikel ini:

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *