Trump: Iran Memiliki Rudal yang Mampu Mencapai Amerika
Dalam pidato Hari Kemerdekaan, Presiden AS Trump menyatakan, “Mereka telah mengembangkan rudal yang dapat mengancam Eropa dan pangkalan kita di luar negeri, bahkan mereka sedang mengerjakan rudal yang mampu mencapai Amerika.” Perlu dicatat bahwa rudal Iran memiliki jangkauan tidak lebih dari 3.000 kilometer, dan perbatasan pertama Amerika di pantai barat berjarak sekitar 10.000 kilometer dari Iran.
Namun pernyataan-pernyataan ini menunjukkan bahwa Trump ingin memasukkan isu program rudal Iran ke dalam negosiasi yang sedang ia lakukan dengan para pejabat Iran mengenai program nuklirnya, di mana putaran ketiga negosiasi antara mereka dijadwalkan pada 26 Februari 2026.
Trump telah memobilisasi pasukannya di Timur Tengah, mengancam akan menyerang Iran, dan menginginkan negara itu menyerah serta tunduk pada syarat-syarat Amerika di bawah ancaman senjata dengan kesombongan yang ekstrem.
Ketahuilah bahwa Iran, menurut pengakuan banyak pemimpinnya, memberikan layanan signifikan kepada Amerika di Afghanistan dan Irak, membantu pendudukan kedua negara tersebut dan memperkuat pendudukan. Iran juga membantu mempertahankan anteknya, Basyar al-Asad, hingga penggantinya dapat ditemukan.
Ketika Amerika telah menemukan alternatif Basyar al-Asad dalam diri Ahmad al-Syara’, maka hal itu memaksa Iran untuk menarik diri dari Suriah. Padahal Iran dan negara-negara lain di kawasan itu melayani Amerika, sehingga dengan semua itu mereka menipu diri sendiri dengan berpikir bahwa Amerika akan selalu senang dengan mereka. Namun, Amerika hanya peduli pada kepentingannya sendiri; begitu kegunaan para pelayannya berakhir, Amerika akan membuang mereka atau menggantinya dengan yang lain, baik itu agen, satelit, mitra, atau sekutu (hizb-ut-tahrir.info, 26/2/2026).
Dapatkan update berita terbaru melalui saluran Whatsapp Mediaumat