Trump Bersiap Merampas Kekayaan Umat Islam untuk Membiayai Perangnya

Trump Bersiap Melakukan Perampasan Ketiga atas Kekayaan Umat Islam untuk Membiayai Perangnya di Negeri-Negeri Mereka!

Juru bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt, tidak mengungkapkan rahasia apa pun ketika ia mengatakan pada Senin, 30 Maret, bahwa Presiden Trump sangat tertarik dengan gagasan untuk menekan negara-negara Arab agar menanggung biaya operasi militer Amerika terhadap Iran. “Saya tidak akan mendahului presiden,” tambahnya dalam konferensi pers, “tetapi saya tahu pasti bahwa ide ini ada dalam pikirannya.” Ini merupakan perilaku yang lazim dan dapat diperkirakan dari Trump yang arogan terhadap para penguasa kaum Muslimin, yang telah membanjirinya dengan ratusan miliar dolar sejak ia menjabat pada tahun 2015.

Meskipun semua yang telah dan sedang terjadi, perampasan kekayaan umat Islam oleh Trump terus berlangsung tanpa henti. Kaum Muslimin tidak melupakan perampasan pertama dan kedua, maupun jumlah fantastis dari harta mereka yang dijanjikan oleh para penguasa mereka kepada Trump dalam bentuk kesepakatan ekonomi yang diklaim bernilai lebih dari dua triliun dolar! Dan kini ia tengah mempersiapkan aksi perampasan ketiganya, setelah secara terbuka menyatakan keinginannya agar para pemimpin mereka membiayai perang yang ia lancarkan di negeri-negeri mereka dengan uang mereka sendiri.

Sebaliknya, Trump memperlakukan para penguasa kaum Muslimin sebagai pelayan yang tunduk kepadanya, yang memohon dukungan dan jasanya sebagai imbalan atas perlindungan atau kelangsungan kekuasaan, tanpa sedikit pun penghormatan atau pertimbangan. Beberapa hari yang lalu, ia bahkan berbicara dengan nada merendahkan dalam pidatonya di sebuah forum investasi di Miami, menggunakan bahasa yang arogan dan ungkapan yang kasar yang mencerminkan penghinaan dan pelecehan total terhadap para penguasa kaum Muslimin.

Para penguasa kaum Muslimin telah mencapai tingkat kehinaan, kelalaian, dan pengkhianatan yang sangat besar. Mereka tidak menjaga kehormatan dan martabat umat, tidak pula menjaga kekayaan maupun tanahnya. Betapa buruknya para penguasa ini, dan betapa besar kebutuhan umat untuk terbebas dari mereka! Mereka adalah sumber utama dari penderitaan, kelemahan, dan kehinaan yang dialami umat Islam. Tidak ada jalan keluar dari keadaan ini kecuali tentara kaum Muslimin memberikan baiat kepada seorang Khalifah yang akan memimpin mereka dan kaum Muslimin sesuai metode kenabian, sebagaimana para Khulafaur Rasyidin dari Rasulullah ﷺ: Abu Bakar, Umar, Utsman, dan Ali (semoga Allah meridhai mereka semua). Dengan kembalinya Khilafah, kaum Muslimin akan mendapatkan kembali kemuliaan mereka.

Diriwayatkan dari Abu Hurairah, dari Nabi ﷺ, beliau bersabda:

«إِنَّمَا الْإِمَامُ جُنَّةٌ، يُقَاتَلُ مِنْ وَرَائِهِ، وَيُتَّقَى بِهِ»

“Sesungguhnya seorang imam (pemimpin) adalah perisai; kaum Muslimin berperang di belakangnya dan berlindung dengannya (dari para tiran dan agresor).”

Kantor Media Pusat Hizb ut Tahrir

Share artikel ini: