Masalah yang tengah dihadapi umat Islam bukanlah karena kekurangan kekayaan atau uang, melainkan terkait pengambilan keputusan politik dan penyatuan kembali entitas-entitas buatan yang gagal menjadi satu negara yang memiliki sumber daya dan wewenang pengambilan keputusan sendiri, sebuah negara yang bebas dari kemiskinan, penghinaan, penggusuran, pendudukan, dan kecemasan yang sangat membebani masyarakat siang dan malam.
Berpegang teguh pada batas-batas nasionalistik entitas-entitas ini akan menelan biaya berupa darah, penghinaan, kemiskinan, dan pendudukan. Seruan apa pun untuk melanggengkan batas-batas nasionalistik ini merupakan pendahuluan bagi perpecahan lebih lanjut dan undangan bagi fragmentasi di masa depan. Setiap proyek yang berkedok nasionalisme, etnisitas, sektarianisme, atau doktrin yang didasarkan pada batas-batas nasionalistik yang ditarik oleh kekuatan kolonial adalah bunuh diri politik, dan tindakan tunduk kepada Barat, baik disengaja maupun tidak.
Tidak ada jalan keluar dari siklus bencana ini bagi umat Islam kecuali dengan terlebih dahulu meruntuhkan batas-batas nasionalistik ini dari pikiran kaum Muslim dan kemudian dari tanah mereka. Umat yang mulia dan agung ini, dengan agamanya, tidak akan bangkit kembali kecuali melalui satu negara: Khilalah Rasyidah Kedua ‘ala minhājin nubuwah, yang akan menyatukan bagian-bagiannya yang tersebar dan mengembalikannya sebagai satu umat, tanpa batas-batas nasionalistik buatan, serta mengemban risalah yang memberika rahmat dan cahaya kepada seluruh umat manusia. Allah SWT berfirman:
﴿مَن كَانَ يُرِيدُ الْعِزَّةَ فَلِلَّهِ الْعِزَّةُ جَمِيعاً إِلَيْهِ يَصْعَدُ الْكَلِمُ الطَّيِّبُ وَالْعَمَلُ الصَّالِحُ يَرْفَعُهُ وَالَّذِينَ يَمْكُرُونَ السَّيِّئَاتِ لَهُمْ عَذَابٌ شَدِيدٌ وَمَكْرُ أُولَٰئِكَ هُوَ يَبُورُ﴾
“Siapa yang menghendaki kemuliaan (ketahuilah) kemuliaan itu semuanya milik Allah. Kepada-Nyalah akan naik perkataan-perkataan yang baik dan amal saleh akan diangkat-Nya. Adapun orang-orang yang merencanakan kejahatan akan mendapat azab yang sangat keras dan rencana jahat mereka akan hancur.” (TQS. Fathir [35] : 10). (alraiah.net, 11/2/2026.).
Dapatkan update berita terbaru melalui saluran Whatsapp Mediaumat