Euro News, 17/7/2026 – Sebuah jajak pendapat baru-baru ini mengungkapkan meningkatnya sikap bermusuhan terhadap orang Yahudi di kalangan sebagian besar anak muda di Amerika, seiring dengan meningkatnya ketakutan orang Yahudi terhadap gelombang anti-Semitisme.
Jajak pendapat tersebut menunjukkan bahwa 29% peserta berusia antara 18 dan 44 tahun melihat orang Yahudi sebagai ancaman terhadap persatuan masyarakat di Amerika, dibandingkan dengan hanya 13% di antara mereka yang berusia di atas 60 tahun.
Persentase ini percaya bahwa orang Yahudi menyebabkan masalah di dunia, sementara sekitar seperlima anak muda Amerika percaya bahwa penghinaan dan cercaan yang ditujukan kepada orang Yahudi tidak membahayakan mereka. Dan persentase yang sangat kecil dari anak muda Amerika percaya bahwa negara Yahudi memiliki hak untuk eksis.
Generasi muda tampaknya lebih cenderung percaya bahwa orang Yahudi harus menghadapi anti-Semitisme sendirian, lebih cenderung menganggapnya sebagai masalah besar, dan lebih cenderung mempertanyakan Holocaust.
Apa yang dikatakan angka-angka itu?
Para penyelenggara jajak pendapat mencatat bahwa sikap anti-Yahudi mengalami pergeseran tajam antara kategori penuh kebencian dan tidak terlibat di dalamnya selama periode tersebut, bertepatan dengan liputan media yang intensif tentang konflik, yang berisi kejahatan entitas Yahudi di Jalur Gaza, Lebanon, dan Tepi Barat, serta pengabaiannya terhadap semua perjanjian dan kesepakatan, bahwa kejahatan dan sikapnya ini, yang disampaikan secara non-politik melalui media sosial, benar-benar telah mengubah pandangan kaum muda Amerika Serikat terhadap entitas Yahudi.
Ini adalah karunia besar dari Allah SWT, bahwa Allah SWT telah mempersiapkan kondisinya, dan semua ini adalah akibat perbuatan orang-orang Yahudi sendiri dan karena kesombongan mereka, sehingga tidak seorang pun akan berduka untuk mereka ketika saatnya tiba, yaitu ketika Allah SWT mengizinkan langkah kaki para mujahid untuk menginjak-injak keberadaan orang-orang Yahudi, menghancurkan mereka, dan menjadikan mereka sebagai sesuatu yang sudah usang dan tidak berguna, sementara waktunya sudah dekat, dengan izin Allah SWT (hizb-ut-tahrir.info, 19/7/026).
Dapatkan update berita terbaru melalui saluran Whatsapp Mediaumat