MediaUmat – Menanggapi pernyataan Mantan Hakim MK Arief Hidayat yang terpukul mendengar cerita ‘hakim Skandinavia yang 98% warganya atheis ternyata zero KKN dan abuse power, sedangkan Indonesia yang mayoritas Muslim tapi paling rusak seperti sekarang ini’, Analis Forum of Contemporary Ummah Studies (FoCUS) Iwan Januar mengungkapkan penyebabnya adalah ajaran Islam yang berhenti pada ritual dan tidak menjelma menjadi integritas kepribadian.
“Penyebabnya ajaran Islam hanya jadi ritual ibadah dan pencitraan. Bukan menjadi integritas kepribadian,” ujarnya kepada media-umat.com, Kamis (13/8/2026).
Iwan membeberkan, Indeks Persepsi Korupsi RI memang buruk, bahkan di tahun 2025 turun tiga poin ke angka 34 dan menempati peringkat 109 dari 180 negara global.
Iwan menambahkan, sistem politik dan pemerintahan juga tidak dibangun dengan asas Islam, tapi demokrasi-sekuler. Terbuka ruang untuk abuse power, pengawasan lemah, korupsi dilakukan berjamaah, dan sanksi hukum yangringan.
“Bahkan mantan napi koruptor juga masih bisa kembali aktif di pentas politik dan mendapat jabatan,” pungkasnya.[] Agung Sumartono
Dapatkan update berita terbaru melalui saluran Whatsapp Mediaumat