MediaUmat – Perang yang terjadi antara Saudi dan Houthi dinilai Pengamat Hubungan Internasional Hasbi Aswar Ph.D. merugikan umat Islam karena kekuatannya semakin lemah.
“Dalam kondisi kaum Muslimin saat ini sedang diperangi oleh AS, Israel bersama sekutunya, harusnya umat Islam kompak untuk melakukan perlawanan terhadap musuh-musuhnya bukan malah berperang secara internal. Siapa pun yang benar dan salah dalam perang ini, tetap saja yang menderita adalah kaum Muslimin sendiri sementara negara-negara kafir malah yang menjadi lebih kuat akibat semakin melemahnya kekuatan Muslim dan penjualan alutista,” ujarnya kepada media-umat.com, Sabtu (17/10/2026).
Hasbi mengungkapkan, apa yang terjadi antara Houthi dan Saudi ini adalah sederhana, Saudi ingin rezim bonekanya yang berkuasa di Yaman, sementara di sisi lain Houthi juga ingin berkuasa di Yaman.
“Ini sebenarnya terjadi akibat dari tidak adanya kepemimpinan yang adil di dunia Islam termasuk menyejahterakan masyarakat. Ini yang membuat munculnya berbagai pemberontakan dan pergolakan politik yang pada akhirnya menimbulkan perebutan kekuasaan antara berbagai pihak di dunia Islam,” ungkapnya.
Hasbi juga menyatakan, konflik yang terjadi antara Houthi, pemerintah Yaman dan pemerintah Saudi menunjukkan urgensi dari adanya otoritas penyatu di dunia Islam yang akan menyatukan seluruh kaum Muslim dan menjadi penengah efektif atas berbagai konflik yang terjadi antara sesama Muslim.[] Achmad Mu’it
Dapatkan update berita terbaru melalui saluran Whatsapp Mediaumat