Amerika Bertindak Seolah Seluruh Penguasa Kawasan Adalah Pegawainya
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa Suriah dapat melakukan pekerjaan yang “lebih baik” daripada entitas Yahudi dalam menghadapi Hizbullah Lebanon yang didukung Iran.
Dalam keterangannya kepada wartawan di sela-sela KTT G7, Trump mengatakan bahwa orang yang kini memimpin Suriah, yakni Presiden sementara Ahmad al-Sharaa, sangat mampu menangani Hizbullah. Menurutnya, “Israel” telah bertahun-tahun berusaha mengalahkan Hizbullah dan menghentikan peluncuran roket dari Lebanon, namun belum berhasil.
Trump mengatakan bahwa ia telah “menyarankan kepada Israel” agar membiarkan Ahmad al-Sharaa menangani persoalan tersebut. Ia bahkan menyebut Presiden sementara Suriah sebagai “orang yang saya tempatkan untuk memimpin.”
Trump menambahkan: “Dia telah melakukan pekerjaan yang luar biasa dalam menyatukan keadaan. Dia memang bukan pramuka (Boy Scout), tetapi dia melakukan pekerjaan yang sangat luar biasa. Dia juga sangat baik dalam menghadapi Hizbullah dan tidak menyukai mereka.”
Ia melanjutkan: “Saya menyarankan kepada Israel agar membiarkan Suriah menangani Hizbullah karena, sejujurnya, saya pikir mereka akan melakukannya dengan lebih baik.”
Trump juga mengkritik metode operasi militer “Israel” yang menurutnya terlalu banyak menghancurkan bangunan apartemen hanya untuk memburu satu orang, padahal banyak penghuni bangunan tersebut bukan anggota Hizbullah.
Sementara itu, Presiden sementara Suriah Ahmad al-Sharaa berkali-kali menegaskan bahwa Suriah tidak berniat terlibat dalam konfrontasi dengan Hizbullah di Lebanon. Pada Sabtu, ia menyatakan bahwa rumor mengenai masuknya Suriah ke Lebanon sama sekali tidak berdasar.
Komentar Al-Waie:
Keberanian Trump berbicara mengenai para penguasa dan sekutunya kini justru mempermalukan mereka serta membuka kedok peran mereka. Apa yang sebelumnya disembunyikan kini diungkapkan secara terbuka oleh Trump sendiri. Sungguh memalukan keadaan para penguasa negeri-negeri Muslim beserta sandiwara dan kepura-puraan mereka.
Dapatkan update berita terbaru melalui saluran Whatsapp Mediaumat