Pada Peringatan Ketiga Operasi Badai Al-Aqsa, Entitas Zionis Melanjutkan Perang Genosida di Gaza
Pada 7 Oktober 2026, diumumkan bahwa lima warga Gaza, termasuk seorang pria lanjut usia dan seorang paramedis, telah syahid dalam serangan entitas Yahudi di Jalur Gaza. Keesokan harinya, diumumkan bahwa seorang wanita syahid, suaminya terluka parah, dan dua anak mereka terluka ketika tenda mereka di area Proyek Amer di barat laut Kota Gaza dibombardir. Bersamaan dengan itu, tentara entitas Yahudi melakukan operasi penghancuran yang menargetkan bangunan dan fasilitas di Jalur Gaza selatan.
Saat entitas Yahudi terus melakukan agresi terhadap Gaza setiap hari, bertepatan dengan genap tiga tahun sejak dimulainya agresi dan dilakukannya genosida dengan dukungan luas dan langsung dari Amerika Serta serta dengan keterlibatan para penguasa negeri-negeri Islam, entitas Yahudi telah memperluas praktik keji mereka di Tepi Barat, di mana mereka membunuh, memenjarakan, merebut tanah, dan menghancurkan rumah-rumah.
Dan tak seorang pun dari pasukan Muslim yang besar itu membalas serangan entitas Yahudi dengan satu tembakan pun! Sebaliknya, mereka bertempur di antara mereka sendiri untuk melayani Amerika Serikat, membentuk aliansi antara Arab Saudi, Turki, dan Pakistan, dan bersiap untuk mengirim pasukan mereka ke Yaman. Perlu dicatat bahwa tentara Saudi sudah berperang di sana, tentara Pakistan berperang melawan Afghanistan, dan tentara Turki hadir di Libya dan Suriah!
Sungguh, semua orang telah menyadari bahwa para penguasa Muslim sedang berkonspirasi melawan umat Islam dan bekerja untuk kepentingan Amerika Serikat dan entitas Yahudi (hizb-ut-tahrir.info, 8/10/2026).
Dapatkan update berita terbaru melalui saluran Whatsapp Mediaumat