Aliansi yang Mencurigakan di Bawah Pimpinan Keluarga Saud

 Aliansi yang Mencurigakan di Bawah Pimpinan Keluarga Saud

Arab Saudi, dengan partisipasi 13 negara lain, mengumumkan pembentukan aliansi pertahanan maritim multinasional di bawah kepemimpinannya. Langkah ini bertujuan untuk melindungi pelayaran internasional, jalur perdagangan, dan pasokan energi dari ancaman yang kian meningkat di Laut Merah, Selat Bab al-Mandab, dan Teluk Aden, ancaman yang muncul setelah serangan oleh kelompok Houthi yang berafiliasi dengan Iran mengganggu salah satu koridor perdagangan tersibuk di dunia.

**** **** ****

Siapa pun yang mencermati upaya ini akan menyadari bahwa tujuan sebenarnya adalah melindungi perekonomian negara-negara kafir kolonialis Barat dengan mengamankan pasokan minyak bagi mereka, dengan mengorbankan kaum Muslim, pihak sebenarnya yang memiliki minyak tersebut. Hal ini dijalankan oleh para penguasa mereka sendiri yang berkhianat, yang memastikan pengiriman bahan mentah untuk menggerakkan roda ekonomi kaum kafir, pihak yang justru sedang menghancurkan umat Islam di mana-mana!

Aliansi-aliansi internasional itulah yang menimbulkan ancaman bagi perdamaian dan negara-negara lain, serta menciptakan kekacauan serius di kancah internasional. Amerika Serikat memimpin koalisi militer internasional untuk melawan Irak pada tahun 1991, Afghanistan pada tahun 2001, dan kembali melawan Irak pada tahun 2003, terutama demi kepentingan mereka sendiri. Oleh karena itu, sangatlah penting untuk mengubah persepsi mengenai aliansi-aliansi internasional di kalangan masyarakat dan bangsa yang menganut konsep aliansi semacam itu (alraiah.net, 12/8/2026).

Dapatkan update berita terbaru melalui saluran Whatsapp Mediaumat

Share artikel ini:

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *