Celios: Korupsi Musuh Investasi
MediaUmat – Direktur Ekonomi Celios (Center of Economic and Law Studies) Nailul Huda menyebutkan korupsi merupakan musuh investasi.
“Korupsi adalah musuh nomor satu dari investasi,” tuturnya dalam diskusi Korupsi Berujung Damai? di kanal YouTube Tabloid Media Umat, Ahad (26/7/2026).
Menurutnya, investor enggan masuk ke Indonesia karena tingginya tingkat korupsi. “Investor ogah masuk ke Indonesia karena dinilai korupsinya sangat tinggi,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan mengenai UU Cipta Kerja yang dibuat pemerintah, ternyata menuai problem dan kontroversial.
“Yang jadi problem ketika menciptakan lapangan kerja. Bukan masalah tenaga kerja. Bukan juga masalah lingkungan dan sebagainya yang menghambat investasi, tapi masalah korupsi,” bebernya.
Kemudian Nailul juga mengungkapkan, permasalahan yang dihadapi Indonesia saat ini adalah ICOR (Incremental Capital-Output Ratio/rasio yang mengukur tingkat efisiensi investasi suatu negara) sudah mencapai 6-7 poin.
“Di Indonesia sudah mencapai 6-7 poin. Artinya Semakin tinggi semakin tidak efisien,” tukasnya.
Sedangkan, imbuhnya, negara lain seperti Vietnam, Thailand dan sebagainya itu ICOR-nya hanya 4,5 atau bahkan di bawah 4.
Ketika nilai ICOR ini tinggi, yang disebabkan oleh partikel-partikel korupsi, jelas Nailul, hal itu yang menyebabkan investor enggan berinvestasi.
Kemudian ia memberikan contoh kasus. “Misal membangun jembatan saja butuh 10 miliar, tapi ketika ekskusi membengkak hingga 30 miliar. Ada markup harga, pelicin A, B, C dan seterusnya. Inilah yang membuat investor ogah,” terangnya.
“Kita lihat lagi di IKN misalnya. Secara konsep sangat didukung sekali oleh Presiden Jokowi waktu itu. Tapi sampai saat ini tidak ada investor yang mau masuk ke situ karena nilai korupsinya sangat tinggi sekali di sana,” pungkasnya.[] Nur Salamah
Dapatkan update berita terbaru melalui saluran Whatsapp Mediaumat