Dua Tewas dalam Serangan Pendudukan di Baalbek di Tengah Pembicaraan Gencatan Senjata

 Dua Tewas dalam Serangan Pendudukan di Baalbek di Tengah Pembicaraan Gencatan Senjata

Dua orang, termasuk seorang pemimpin gerakan Jihad Islam, tewas dalam serangan udara pendudukan yang menargetkan kota Baalbek di Lebanon timur pada hari Ahad (17/5), menurut laporan media Lebanon. Hal ini terjadi di tengah intensifikasi upaya politik dan diplomatik untuk membahas gencatan senjata komprehensif antara entitas Yahudi dan Hizbul Iran.

Serangan tersebut terjadi bersamaan dengan laporan sumber diplomatik, yang dikutip oleh surat kabar Lebanon An-Nahar, mengenai proposal yang disampaikan kepada Lebanon melalui kedutaan besarnya di Washington, terkait upaya untuk mencapai gencatan senjata komprehensif dalam waktu 24 hingga 48 jam, dimulai pada tengah malam Sabtu/Ahad. Menurut sumber tersebut, kontak meningkat antara Lebanon dan Amerika Serikat, dan kemudian dengan entitas Yahudi, di samping komunikasi dalam negeri antara pemerintah Lebanon dan Hizbul Iran melalui Ketua Parlemen Nabih Berri. Laporan tersebut menunjukkan bahwa Presiden Lebanon Joseph Aoun memberi tahu Berri bahwa proposal gencatan senjata itu serius, dan Berri dilaporkan mengatakan, “Terapkan gencatan senjata komprehensif, dan saya akan mengurus sisanya.”

Kaum Muslim harus menyadari dengan pasti bahwa orang Yahudi adalah kaum yang tidak memiliki perjanjian atau kesepakatan, bahkan mereka sama sekali tidak dapat dipercaya; karena merekalah kaum yang melanggar perjanjiannya dengan Allah SWT. Jadi, jika dengan Allah saja mereka berani melanggarnya, akankah mereka memenuhi perjanjiannya dengan hamba-hamba-Nya?! Sesungguhnya, keberanian mereka saat ini dan pembantaian demi pembantaian yang mereka lakukan disebabkan oleh kegagalan tentara dalam melaksanakan kewajiban agama mereka untuk menolong umat dan membebaskan negerinya (hizb-ut-tahrir.info, 18/5/2026).

Dapatkan update berita terbaru melalui saluran Whatsapp Mediaumat

Share artikel ini:

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *