13 Orang Tewas dalam Serangan Pakistan di Afghanistan

 13 Orang Tewas dalam Serangan Pakistan di Afghanistan

Pada 10 Juni 2026, Zabihullah Mujahid, juru bicara Emirat Islam Afghanistan, mengumumkan di platform X bahwa “pesawat Pakistan menargetkan daerah-daerah di provinsi Khost, Kunar, dan Paktika. Serangan tersebut juga mengenai rumah-rumah warga sipil, menewaskan 11 anak-anak, seorang wanita, dan seorang pria lanjut usia, serta melukai sejumlah wanita dan anak-anak.”

Serangan udara Pakistan ini terjadi beberapa jam setelah serangan militan terhadap pos pemeriksaan keamanan di daerah Hassan Khel Tehsil, provinsi Khyber Pakhtunkhwa, yang berbatasan dengan Afghanistan. Otoritas lokal Pakistan di provinsi tersebut mengumumkan bahwa mereka telah membunuh delapan penyerang dan menggagalkan upaya untuk merebut pos pemeriksaan tersebut. Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Pakistan Mohsin Naqvi, berbicara pada upacara pemakaman di Peshawar, mengatakan bahwa Pakistan akan terus memperluas operasinya terhadap kelompok-kelompok yang mengancam keamanan dan stabilitas negaranya.

Padahal keduanya adalah sama-sama negeri Islam, dan rakyatnya adalah satu umat, yaitu umat Islam. Namun keduanya saling berperang untuk mempertahankan perbatasan yang dibuat oleh kekuatan kafir kolonial. Sehingga kewajiban keduanya adalah berjuang menuju persatuan di bawah satu sistem pemerintahan berdasarkan agamanya yang benar dan lurus. Menyedihkan, rezim Pakistan secara terbuka telah menyatakan bahwa mereka melakukan semua itu di Afghanistan demi kepentingan Amerika Serikat, dan mereka akan terus melakukannya, sebagaimana mereka melakukan negosiasi dengan Iran, juga untuk kepentingan Amerika Serikat. Sesungguhnya mereka yang berkuasa di Pakistan, mulai dari Panglima Militer Asim Munir hingga Perdana Menteri Shehbaz Syarif, telah memuji presiden Amerika Serikat dan menominasikannya untuk Hadiah Nobel Perdamaian, yang menunjukkan kesetiaan mereka kepada Amerika Serikat dan presidennya, serta kesiapan mereka untuk melaksanakan setiap perintahnya (hizb-ut-tahrir.info, 11/6/2026).

Dapatkan update berita terbaru melalui saluran Whatsapp Mediaumat

Share artikel ini:

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *