Serangan Udara Menargetkan Pasar di Taiz; Houthi Melaporkan 7 Tewas, 40 Luka-Luka

Kementerian Kesehatan Yaman yang dikelola Houthi mengumumkan bahwa tujuh orang tewas dan 40 lainnya, termasuk anak-anak, terluka dalam serangan udara yang menargetkan toko-toko di sebuah pasar di provinsi Taiz pada hari Ahad (27/9). Kementerian mengutuk “kejahatan mengerikan yang dilakukan oleh angkatan udara koalisi pimpinan Saudi, yang secara langsung dan sengaja menargetkan infrastruktur sipil di persimpangan Mawiyah di distrik Al-Ta’iziyah melalui beberapa serangan udara terhadap toko-toko di pasar Korporasi Ekonomi.”

Tiga sumber militer pemerintah Yaman mengatakan kepada Reuters bahwa Houthi baru-baru ini mendirikan sebuah kamp di dekat pasar. Fayyad al-Nu’man, wakil menteri informasi pemerintah Yaman, menyatakan bahwa angkatan udara melakukan serangan udara besar-besaran pada hari Ahad (27/9) yang menargetkan “kamp penerimaan yang baru didirikan milik milisi teroris Houthi di daerah al-Hawban, sebelah timur Taiz, dan pemboman tersebut mengakibatkan kerugian besar pada kelompok milisi tersebut.”

Alih-alih berjuang bersama melawan musuh-musuh Islam dan kaum Muslim, kaum Muslim di Yaman justru saling bertikai, melayani kepentingan Amerika Serikat dan Inggris. Meskipun pertikaian antar kaum Muslim dilarang dalam Islam, dan Nabi Muhammad SAW menyatakan bahwa Muslim yang saling bertikai akan masuk neraka, hadits ini bukanlah sesuatu yang tidak diketahui oleh kaum Muslim Yaman.

Amerika Serikat dan Inggris sedang melancarkan perebutan kekuasaan yang brutal, menggunakan proksi mereka untuk memonopoli pengambilan keputusan dan pengaruh di Yaman. Namun, rakyat Yamanlah yang menanggung akibat dari konflik ini. Ratusan ribu orang telah mengungsi dari rumah dan tanah mereka, terpaksa mencari perlindungan di negara-negara tetangga atau menjadi pengungsi dalam negeri. Apakah hati pihak-pihak yang bertikai di Yaman tidak melunak melihat penderitaan rakyat mereka? Bagaimana mungkin seseorang membiarkan rakyatnya sendiri digunakan sebagai bahan bakar untuk perang semacam itu? (hizb-ut-tahrir.info, 28/9/2026).

Dapatkan update berita terbaru melalui saluran Whatsapp Mediaumat

Share artikel ini: