Latihan Militer Mesir Menakutkan Pejabat Entitas Yahudi
Situs web Nabd melaporkan pada hari Senin, 27 April 2026, bahwa Anggota Knesset Zvi Yedidia Sukkot meminta Benjamin Netanyahu untuk segera turun tangan menyusul laporan bahwa tentara Mesir bermaksud melakukan latihan hanya 100 meter dari perbatasan selatan entitas Yahusi. Anggota Knesset garis keras itu menekankan dalam suratnya bahwa “Latihan tembak langsung tentara Mesir yang begitu dekat dengan perbatasan internasional menimbulkan pertanyaan serius tentang kesiapan (Israel) dan dapat memengaruhi keamanan penduduk di daerah tersebut” (nabd.com, 27/4/2026).
**** **** ****
Para pemimpin Yahudi menyadari bahwa perjanjian perdamaian yang mereka buat dengan rezim Mesir dan Yordania serta rezim lainnya tidak ada artinya, karena perjanjian tersebut dibuat dengan penguasa yang sama sekali tidak mewakili rakyat mereka, karena rezim-rezim tidak berkuasa melalui rakyat mereka sendiri, melainkan dibawa oleh negara-negara kolonial, terutama Amerika dan Inggris, dan dilantik secara paksa di atas leher kaum Muslim untuk mencapai kepentingan negara-negara kafir kolonial. Oleh karena itu, sikap kaum Muslim terhadap entitas Yahudi sangat berbeda dengan sikap para penguasa mereka. Kaum Muslim memandang entitas Yahudi sebagai penjajah dan perampas tanah yang diberkahi, sehingga kaum Muslim percaya bahwa dalam masalah ini tidak akan ada perdamaian atau solusi kecuali melalui pemusnahan total entitas Yahudi. Para politisi Yahudi sepenuhnya menyadari hal ini, dan karena itu mereka menjadi cemas setiap kali menyaksikan pergerakan apa pun di dalam pasukan di antara tentara umat Islam. Mereka memahami bahwa pasukan-pasukan ini, yang saat ini terbelenggu, suatu saat pasti dapat membebaskan diri dan maju, sambil bertakbir dan bertahlil, untuk membebaskan tempat Isra’ Nabi Muhammad SAW dan seluruh Palestina yang diberkahi.
Wahai tentara Mesir: Sungguh tentara Yahudi sangat memperhitungkan kalian, dan seandainya bukan karena perjanjian pengkhianatan yang ditandatangani para penguasa kalian dengan entitas monster mengerikan mereka, maka mereka pasti akan dipermalukan dan ketakutan oleh latihan kalian ini. Bagaimana mungkin mereka tidak takut ketika mereka saat ini tengah berada di puncak kelemahan mereka, setelah berperang di Gaza, Lebanon, dan Iran yang telah menguras kekuatan mereka dan negara-negara yang memasok senjata kepada mereka? Mereka setiap saat dihantui oleh seseorang yang akan memberikan mereka pukulan fatal hingga membuat mereka menghilang tanpa jejak. Jadi, mengapa kalian tidak memutuskan rantai yang telah mengikat kalian, wahai tentara Mesir, dan yang telah menjadikan kalian sebagai pelindung entitas Yahudi?
Tidak diragukan lagi, kalian pasti tahu dan menyadari bahwa entitas Yahudi tidak dapat bertahan hidup kecuali dengan dukungan negara-negara kafir Barat dan para penguasa Muslim yang mendukungnya. Para penguasa ini telah menggunakan kalian untuk melindunginya dari saudara-saudara kalian. Apakah kalian akan terus menerima penghinaan ini?! Mengapa kalian tidak memutus jalur kehidupannya sehingga mereka mati dan mengusir mereka yang berada di belakangnya? Siapa yang lebih pantas menerima kemuliaan ini selain kalian, wahai tentara Mesir? Bergeraklah, Allah bersama kalian, dan Allah SWT tidak akan membiarkan amal perbuatan kalian sia-sia. [] Muhammad Abu Hisyam
Sumber: hizb-ut-tahrir.info, 1/5/2026.
Dapatkan update berita terbaru melalui saluran Whatsapp Mediaumat