FoCUS: Bukan Sunni dan Syiah, AS Serang Iran karena Islamnya
MediaUmat – Menanggapi perang antara Amerika Serikat dengan Iran, Analisis Politik dari Forum of Contemporary Ummah Studies (FoCUS) Iwan Januar menegaskan, yang menjadi persoalan perang ini bukan Sunni dan Syiah, tapi Islamnya.
“Jadi, yang jadi persoalan buat Amerika itu, bukan Sunni atau Syiahnya, tapi Islamnya,” tegasnya dalam video Amerika Ser4ng Iran Bertubi-Tubi BoP Layak Bubar? di kanal YouTube Khilafah News, Selasa (03/03/26).
Sebelumnya, Iwan mengatakan, umat Islam harus menyadari dan fokus bahwa Iran bagian dari negeri Muslim, dan jangan terpancing dengan isu Sunni dan Syiah.
“Untuk kita juga kaum Muslimin, harus melihat Iran ini adalah bagian dari negeri Muslim, kita jangan terpancing dengan isu Sunni dan Syiah,” tegasnya lagi.
Karena, pada faktanya, ucap Iwan, Amerika pun juga menyerang Irak, Afghanistan yang keduanya merupakan negeri Muslim Sunni.
Kemudian, selain yang menjadi motif persoalan perang ini karena Amerika yang membenci Islam, menurut Iwan, karena Amerika juga ingin mempertahankan imperialisme, dan penjajahannya.
“Yang jadi persoalan untuk Amerika, dan juga mempertahankan imperialismenya, penjajahannya di mana pun, terutama di Timur Tengah,” ujarnya.
Maka, ia kembali mengingatkan, Iran termasuk negeri Muslim karena dulu pernah masuk ke dalam kekuasaan Islam pada masa Khalifah Umar bin Khaththab.
“Jadi harus ingat, bahwasannya Iran termasuk negeri kaum Muslimin, karena mereka masuk ke dalam kekuasaan Islam pada zaman Khalifah Umar bin Khaththab,” terangnya.
Terakhir, Iwan menyampaikan, sudah seharusnya umat Islam ini memberikan rasa empatinya kepada Iran, dalam peristiwa perang ini, “Kita harus memberikan empati, kepada Iran dalam hal ini,” tandasnya.[] Nandang Fathurrohman
Dapatkan update berita terbaru melalui saluran Whatsapp Mediaumat