Dilema Strategis Amerika Serikat dan Sekutunya

MediaUmat – Narator Khilafah News menilai pendekatan Amerika Serikat dan sekutunya dalam konflik AS-Israel versus Iran berada dalam dilema strategis.

“Dalam konteks ini, pendekatan Amerika Serikat dan sekutunya dinilai berada dalam dilema strategis,” ungkapnya dalam video Tak Ada Negara Kebal Dampak Perang di Iran? di kanal YouTube Khilafah News, Rabu (25/3/2026).

Di satu sisi, kata narator, ada tekanan untuk menunjukkan kekuatan dan menjaga pengaruh geopolitik global.

Sedangkan di sisi lain, lanjutnya, risiko konflik terbuka yang lebih luas baik secara militer maupun ekonomi membuat langkah yang diambil AS cenderung berhati-hati dan berbasis koalisi.

“Operasi militer langsung skala besar semakin dihindari, digantikan oleh strategi tidak langsung yaitu dukungan aliansi tekanan ekonomi dan diplomasi multilateral,” jelasnya.

Hal ini, menurutnya, mencerminkan perubahan cara AS mengelola konflik. Bukan karena tidak mampu tetapi karena biaya eskalasi yang sangat tinggi.

Oleh sebab itu, menurutnya, ketidaktegasan dan inkonsistensi kebijakan AS akan selalu memperpanjang konflik, menciptakan ketidakpastian dan melemahkan efektivitas sistem internasional.

Bukan Soal Siapa Serang Siapa

Narator menilai konflik yang diciptakan AS dan Israel ini bukan hanya soal siapa menyerang siapa. “Ini tentang bagaimana sistem global bekerja dengan tidak adil, tentang kekuatannya kepentingannya dan batasan-batasannya,” tandasnya.

Dan menurutnya, di tengah semua itu pertanyaan yang tersisa adalah “Apakah dunia Muslim benar-benar bergerak menuju persatuan dan perlawanan atau justru terjebak dalam siklus konflik yang terus berulang?”[] Muhammad Nur

 

Dapatkan update berita terbaru melalui saluran Whatsapp Mediaumat

Share artikel ini: