100 Cap Buruk untuk Israel Tak Ubah Kenyataan di Palestina

 100 Cap Buruk untuk Israel Tak Ubah Kenyataan di Palestina

MediaUmat Menanggapi kabar sejumlah warga di dunia termasuk di Amerika Serikat yang menjuluki Israel sebagai ‘rezim pembunuh bayi-bayi karena rezim Israel tercatat sudah membunuh 21 ribu anak-anak di Jalur Gaza, Palestina, selama 1.000 hari agresi militer’, dipandang tidak akan mengubah kenyataan yang terjadi di Palestina.

“Selama penegakan hukum lemah, seratus label atau cap buruk untuk Israel tidak akan mengubah kenyataan yang terjadi di Palestina,” ujar Pengamat Hubungan Internasional Hasbi Aswar, Ph.D. kepada media-umat.com, Selasa (7/7/2026).

Hasbi mengungkapkan, Israel sudah banyak dicap dengan berbagai nama, di antaranya sebagai pelaku genosida, pelaku kejahatan seksual, pelanggar HAM, penjajah, dan lain sebagainya. Namun, ini tidak membuat Israel berhenti, karena label ini hanya sampai pada level memperburuk imej Israel di mata publik dunia.

“Sementara, untuk menghentikan kekejaman Israel hanya bisa dilakukan degan penegakan hukum yang tegas, baik melalui pengadilan maupun intervensi militer, ” pungkasnya.[] Agung Sumartono

Dapatkan update berita terbaru melalui saluran Whatsapp Mediaumat

Share artikel ini:

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *