UIY: Ulama Bela Penguasa Zalim, Tidak Terikat pada Ilmunya

MediaUmat – Menjawab pertanyaan kenapa ada ulama yang membela penguasa zalim, Cendekiawan Muslim Ustadz Muhammad Ismail Yusanto (UIY) menyatakan bahwa ulama tersebut tidak terikat pada ilmunya tapi terikat pada kepentingannya

“Dan ada ulama seperti itu. Berarti apa? Dia tidak terikat kepada ilmunya, tapi dia terikat kepada kepentingan-kepentingan duniawiah, jabatan, kekayaan, dan sebagainya itu,” ujarnya kepada media-umat.com, Ahad (25/1/2026).

Menurut UIY, ulama itu pengetahuannya, tapi tindakannya bisa terikat kepada pengetahuannya, bisa juga terikat kepada kepentingan lainnya. Oleh karena itu ulama yang benar tentu saja yang bertindak berdasarkan pengetahuan atau keilmuannya itu.

UIY menilai, pengetahuan yang paling benar itu memang untuk diamalkan. Bukan sekadar untuk diketahui, bukan sekadar diajarkan lalu ditinggalkan apa yang diajarkan. Bahkan Allah SWT benci pada orang yang tidak melakukan apa yang dikatakan.

Oleh sebab itu, UIY menyebut, apabila ada ulama yang mendukung penguasa yang zalim, maka ulama tersebut telah menentang apa yang dia pahami tentang kezaliman. Padahal sudah tahu zalim tetap mendukung. Jangan lagi mendukung, cenderung kepada kezaliman saja ulama itu tidak boleh.

“Dari sini kita kadang-kadang bersyukur. Kita tahu sedikit tapi bisa diamalkan dan menjaga diri kita gitu dari kesalahan-kesalahan yang bisa dilakukan oleh siapa pun termasuk oleh orang yang disebut ulama,” pungkasnya.[] Agung Sumartono

Dapatkan update berita terbaru melalui saluran Whatsapp Mediaumat

Share artikel ini: