MediaUmat – Cendekiawan Muslim Ustadz Muhammad Ismail Yusanto (UIY) menyatakan tidak akan ada Hari Pahlawan 10 November 1945 tanpa ada Resolusi Jihad 22 Oktober 1945 yang diserukan Hadratus Syaikh Hasyim Asy’ari.
“Maka benarlah jika kita mengatakan, tak akan ada Hari Pahlawan tanpa Resolusi Jihad,” tegas UIY dalam siniar Tak Akan Ada Hari Pahlawan Tanpa Jihad Fi Sabilillah yang tayang di kanal YouTube UIY Official, Kamis (13/11/2025).
UIY menjelaskan, seruan jihad para ulama saat itu bukanlah reaksi spontan terhadap kedatangan pasukan sekutu, melainkan perintah syar’i yang lahir dari kesadaran iman untuk mempertahankan kemerdekaan.
“Resolusi Jihad adalah panggilan iman yang menyatukan umat melawan penjajahan,” jelas UIY.
Semangat keimanan itu, lanjutnya, menyalakan keberanian rakyat untuk berkorban tanpa takut mati. Keyakinan bahwa gugur di jalan Allah berarti mati syahid menjadikan perlawanan rakyat Surabaya begitu heroik.
“Dari sinilah muncul semangat pengorbanan yang luar biasa, bahkan banyak di antara mereka yang gugur dengan keyakinan mati syahid,” tambah UIY.
UIY menilai, ruh jihad yang dahulu menjadi sumber keberanian umat kini kian hilang dalam peringatan Hari Pahlawan modern. Spirit perjuangan Islam yang dulu menjadi nyawa pertempuran justru dihapus dari narasi sejarah bangsa.
“Peringatan Hari Pahlawan hari ini hanya berhenti pada seremoni, pidato, dan upacara bendera. Tidak ada lagi ruh jihad yang dulu menjadi kekuatannya,” kritik UIY.
Lebih lanjut, UIY mengingatkan, penjajahan tidak selalu berbentuk kekuasaan militer. Dalam pandangannya, selama umat masih berada di bawah kendali kekuatan asing, sesungguhnya penjajahan belum berakhir.
“Perjuangan melawan penjajahan tidak akan pernah selesai selama umat masih berada di bawah dominasi kekuatan asing, baik secara ekonomi, politik, maupun budaya,” ungkapnya.
Karena itu, UIY menyerukan agar semangat jihad dihidupkan kembali dalam kehidupan umat Islam masa kini. Jihad, katanya, bukan sekadar perjuangan bersenjata, tetapi tekad menegakkan sistem Islam yang membebaskan umat dari penindasan sekuler.
“Selama umat ini tidak memiliki sistem yang berlandaskan Islam, maka perjuangan kemerdekaan itu belumlah tuntas. Jihad itu harus terus hidup dalam kehidupan umat,” tegas UIY.[] Zainard
Dapatkan update berita terbaru melalui saluran Whatsapp Mediaumat