MediaUmat – Berangkat dari definisi politik Islam ri’ayah su’unil ummah (mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat agar sejahtera dan terjaga sesuai syariat), Cendekiawan Muslim Ustadz Muhammad Ismail Yusanto (UIY) menyatakan pembangunan itu harus berorientasi pada kepentingan rakyat (people oriented).
“Definisi politik yang diartikan sebagai ri’ayah su’unil ummah mengatur kehidupan umat maka jelas bahwa pembangunan itu harus people oriented harus menjadikan rakyat itu sebagai pusat kepentingan,” ujarnya dalam Fokus Reguler: Patgulipat Kereta Cepat, Ahad (26/10/2025) melalui kanal YouTube UIY Official.
“Mengapa? Karena merekalah yang hendak diatur aspek-aspek kehidupannya untuk kemaslahatan publik,” jelasnya.
Seluruh kebijakan, sebut UIY, harus berpihak pada kepentingan rakyat, bukan sekadar demi mempertahankan kekuasaan (power oriented), menguntungkan pejabat (executive oriented), atau sekadar memenuhi tata kelola pemerintahan formal (governance oriented).
Maka, jelasnya, kebijakan dalam pembangunan itu harus memecahkan masalah bukan menambah masalah.
UIY mengkritisi yang menikmati kelancaran transportasi kereta cepat itu jumlah yang sangat sedikit dibanding dengan mereka yang membutuhkan transportasi secara layak tapi murah atau terjangkau.
“Dari situ bisa dilihat ini demi kepentingan siapa? Apalagi jika ini hari makin terkuak betapa bahwa proyek itu mengalami over price (pembengkakan biaya) 2 sampai 3 kali lipat,” bebernya.
Karena itu, menurutnya, wajar jika muncul tuntutan untuk dilakukan investigasi menyeluruh (due diligence) dari sisi hukum dan ekonomi, agar jelas siapa yang bertanggung jawab atas penyimpangan tersebut.
Tiga Hal yang Harus Diselidiki
Ada tiga hal yang menurut UIY harus diselidiki. Pertama, menyangkut policy (kebijakan). Kedua, menyangkut aspek teknis. Ketiga, menyangkut aspek keuangan atau pembiayaan.
Dari sana, sebut UIY, akan ketahuan siapa yang paling punya wewenang untuk memutuskan ini semua. Pasalnya proyek ini pasti levelnya bukan gubernur apalagi wali kota bahkan juga bukan menteri.
“Ini pasti super menteri gitu,” pungkasnya.[] Muhammad Nur
Dapatkan update berita terbaru melalui saluran Whatsapp Mediaumat