UIY Beberkan Dua Bentuk Toleransi dalam Islam

MediaUmat Setidaknya ada dua bentuk toleransi dalam ajaran Islam. Hal itu dibeberkan Cendekiawan Muslim Ustadz Muhammad Ismail Yusanto (UIY) dalam Focus to The Point, Natal Bersama: Menang Melawan MUI? di kanal YouTube UIY Official, Ahad (21/12/2025).

Pertama, membiarkan mereka meyakini apa yang mereka yakini. “Itu toleransi kita,” terangnya.

Sebagai seorang Muslim, jelas UIY, tidak boleh memaksakan penganut agama lain dalam hal ini umat Kristiani terkait keyakinannya terhadap Nabi Isa as, harus sama dengan keyakinan Islam.

“Kalau mereka meyakini bahwa Nabi Isa itu adalah Anak Tuhan, sudah itu adalah pilihan mereka. Jadi itu yang pertama, kita membiarkan mereka meyakini apa yang mereka yakini,” jelasnya.

Kedua, toleransi tidak boleh diartikan partisipasi, karena Natal ini terkait dengan keyakinan.

“Kita tidak boleh berpartisipasi terhadap satu kegiatan yang jelas-jelas itu bertentangan dengan kita yang punya keyakinan, dan itulah substansi dari fatwa MUI itu,” bebernya.

Jadi posisi seorang Muslim, menurutnya, membiarkan mereka (umat Kristiani) merayakan Natal dan seorang Muslim tidak boleh mengganggunya.

“Nah itulah batasan toleransi kita, tidak boleh mengganggu apalagi kalau kita membaca Al-Qur’an itu jelas sekali Lakum diinukum wa li yadiin [Untukmu agamamu, dan untukku agamaku],” pungkasnya.[] Setiyawan Dwi

Dapatkan update berita terbaru melalui saluran Whatsapp Mediaumat

Share artikel ini: