Trump Menyatakan Kepuasannya pada Ahmad Al-Syara’ yang Tidak Membalas Agresi Entitas Yahudi

Pada 1 Desember 2025, Trump menyatakan kepuasannya kepada Presiden Suriah Ahmad al-Syara’ melalui platform Truth Social miliknya, dengan menyatakan bahwa ia tidak memerangi entitas Yahudi atau membalas agresi mereka ketika mereka menewaskan 13 orang dari Beit Jinn di pedesaan Damaskus. Ia berkata, “Amerika sangat senang dengan hasil yang dicapai berkat kerja keras dan tekad di Suriah, dan kami melakukan segala yang kami bisa untuk memastikan bahwa pemerintah Suriah terus melakukan apa yang diharapkan, yang penting untuk membangun negara yang benar-benar sejahtera.”

Salah satu hal yang sangat membantu mereka adalah pencabutan sanksi yang keras dan sangat menyakitkan. Saya yakin Suriah, para pemimpinnya, dan rakyatnya sangat menghargai hal itu. Ia menambahkan, “Ini adalah kesempatan bersejarah yang dibangun di atas keberhasilan yang telah dicapai untuk perdamaian di Timur Tengah,” sementara boneka murahan Amerika, Ahmad al-Syara’, menuntut perdamaian dengan entitas ilegal Yahudi.

Rakyat Suriah harus waspada dan menggulingkan pemimpin mereka, yang telah mempermalukan dan menghinakan diri pada musuh serta mengkhianati Allah, Rasul-Nya, dan orang-orang yang beriman dengan meninggalkan jihad dan menegakkan syariat Islam. Situasi mereka hanya akan semakin memburuk karena mereka hidup siang dan malam di bawah agresi entitas Yahudi yang terus-menerus. Mereka tidak akan meraih kemakmuran sebagaimana yang dijanjikan Setan. Ingat, mereka sering memberi janji, namun janji mereka tak lebih dari sekadar tipuan belaka (hizb-ut-tahrir.info, 4/12/2025).

Dapatkan update berita terbaru melalui saluran Whatsapp Mediaumat

Share artikel ini: