MediaUmat – Soroti penambangan nikel yang terjadi di Raja Ampat, Cendekiawan Muslim Ustadz Ismail Yusanto mengungkapkan tidak Apriori terhadap penambangan, tetapi penambangan yang benar. “Jadi kita
Tags :tambang di Raja Ampat
MediaUmat – Direktur Pamong Institute Wahyudi al-Maroky menyatakan pelabelan Wahabi lingkungan terhadap para aktivis lingkungan dan pihak-pihak yang kritis terhadap kebijakan pertambangan merupakan bentuk delegetimasi upaya
MediaUmat – Berbicara tentang pandangan ideologi kapitalisme terhadap sumber daya alam (SDA), Ketua Forum Doktor Muslim Peduli Bangsa (FDMPB) Dr. Ahmad Sastra menyatakan dalam kapitalisme atas
MediaUmat – Polemik kasus tambang di Raja Ampat menurut Direktur Pamong Institute Wahyudi al-Maroky mengonfirmasi adanya konflik multikepentingan yang terjadi. “Kasus tambang di Raja Ampat maupun
MediaUmat – Merespons kasus tambang nikel di Raja Ampat Papua, Ketua Forum Doktor Muslim Peduli Bangsa (FDMPB) Dr. Ahmad Sastra mengungkapkan, kapitalisme sumber kerusakan suatu negeri. “
MediaUmat – Direktur Pamong Institute Wahyudi al-Maroky menyatakan keindahan Raja Ampat tergantung siapa yang memandang. “Hanya memang keindahan itu sangat tergantung, siapa yang memandang gitu. Nah,
MediaUmat – Politisi Muslimah Sulistiawati menyatakan kerusakan lingkungan akibat penambangan nikel di kepulauan Raja Ampat, Papua Barat Daya, mencerminkan sistem kapitalistik yang rakus. “Kerusakan lingkungan di
MediaUmat – Direktur Pusat Analisis Kebijakan Strategis (PAKTA) Dr. Erwin Permana menyatakan penyerahan kekayaan alam strategis Raja Ampat kepada korporasi adalah bentuk pengkhianatan terhadap amanah kekuasaan. “