Siyasah Institute: Pemberian Bintang Mahaputera Hanya Ajang Pencitraan
MediaUmat – Direktur Siyasah Institute menilai pemberian penghargaan Bintang Mahaputera Utama oleh Presiden Prabowo Subianto kepada sejumlah tokoh hanya ajang pencitraan terhadap para pendukung kekuasaan.
“Akhirnya, publik menilai penghargaan semacam ini hanya ajang pencitraan terhadap para pendukung kekuasaan. Bukan benar-benar jasa mereka pada rakyat,” jelasnya kepada media-umat.com, Sabtu (30/8/2025).
Pasalnya, menurutnya, nama-nama penerima penghargaan seperti Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia yang terseret sejumlah kontroversi, mulai dari polemik gelar doktor di UI hingga kebijakan tambang bermasalah, termasuk kasus Rempang dan Raja Ampat.
“Penghargaan Bintang Mahaputera dari pemerintah pada sejumlah tokoh lebih berat bobot politik dan kepentingan oligarki ketimbang kontribusi riil pada kemakmuran warga dan bangsa,” tuturnya.
Ia juga menyoroti Haji Isam yang memegang proyek Food Estate satu juta hektare di Papua, sedangkan publik mempertanyakan capaian ketahanan pangan dari proyek tersebut serta dampak lingkungannya.
“Bagaimana audit terhadap penebangan kayu di sana? Bagaimana juga kajian lingkungan dampak Food Estate di Papua? Jangan-jangan sama bermasalah dengan proyek sebelumnya di Kalimantan?” tandasnya.[] Lukman Indra Bayu
Dapatkan update berita terbaru melalui saluran Whatsapp Mediaumat