Presiden Suriah Bertemu dengan Direktur Lembaga Keuangan Penjajah

Ahmad al-Syara’ bertemu dengan Direktur Pelaksana IMF Kristalina Georgieva di kantor pusat IMF di Washington, D.C., segera setelah tiba di Amerika Serikat pada 9 November 2025. Al-Syara’ mengumumkan bahwa pertemuan tersebut bertujuan untuk membahas peluang kerja sama antara kedua pihak guna memperkuat pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di negaranya. Diskusi difokuskan pada reformasi Bank Sentral Suriah, memastikan ketersediaan data yang andal, dan meningkatkan kapasitas negara dalam menghasilkan pendapatan.

Direktur Pelaksana IMF mengumumkan kesiapan IMF untuk memberikan dukungan dan bantuan kepada Suriah melalui platform X. IMF memperkirakan biaya rekonstruksi di Suriah sekitar 200 miliar dolar.

Bukan rahasia lagi bahwa bantuan Dana tersebut terdiri dari pinjaman berbunga (ribawi) yang diberikan kepada bank sentral negara yang berutang, sehingga utangnya menjadi dua kali lipat karena adanya bunga (riba) dan asuransi atas utang tersebut.

Apabila IMF meminta para kreditor untuk meningkatkan kemampuan negara dalam menghasilkan pendapatan, maka maksudnya adalah dengan memberikan syarat-syarat kepada mereka, seperti mengenakan pajak baru atau menaikkan tarif pajak, menaikkan suku bunga bank, mengurangi subsidi bahan pokok, membekukan upah, tidak menggunakan pinjaman yang telah disepakati untuk proyek militer dan industri berat, dan syarat-syarat tidak adil lainnya yang berkaitan dengan situasi politik, ekonomi, sosial, dan budaya negara. Dengan demikian, negara menjadi tunduk pada kendali IMF dan melakukan pemerasan dalam hal-hal tersebut.

Sejarah belum mencatat kemajuan apa pun di negara mana pun yang telah menerima pinjaman dari IMF sejak didirikan pada tahun 1944, dan juga belum menyelesaikan masalah ekonominya. Sebaliknya, IMF berada di bawah hegemoni Amerika, karena merupakan lembaga penjajah Amerika dengan nama internasional (hizb-ut-tahrir.info, 12/11/2025).

Dapatkan update berita terbaru melalui saluran Whatsapp Mediaumat

Share artikel ini: