PKAD: Pernyataan Trump Soal ‘Krisis Iklim’ Tidak Berdasarkan Sains
MediaUmat – Analis Senior Pusat Kajian dan Analisis Data (PKAD) Fajar Kurniawan menilai pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang menyebut ‘perubahan iklim sebagai penipuan terbesar di dunia’ tidak memiliki dasar ilmiah.
“Apa yang dinyatakan oleh Donald Trump itu, terkait dengan krisis iklim, menurut saya adalah sesuatu yang tidak berdasarkan pada sains,” ujarnya dalam Kabar Petang: Perubahan Iklim Hanya Lelucon Barat? di kanal YouTube Khilafah News, Sabtu (29/11/2025).
Menurut Fajar, climate crisis (krisis iklim) itu memang terjadi saat ini dan itu tidak bisa di-denial (ditolak) oleh seorang Donald Trump.
Secara faktual, Fajar kembali menegaskan, ada berbagai riset global termasuk temuan BMKG, BRIN, Bappenas dan lembaga-lembaga penelitian termasuk kampus yang sepakat bahwa eskalasi bencana terkait iklim terus meningkat.
“Fakta-faktanya juga jelas. Jadi saya kira ucapan Donald Trump itu adalah ucapan yang tidak didasarkan kepada apa yang terjadi atau fakta yang terjadi di lapangan,” tandasnya.
Retorika Politik
Lebih lanjut Fajar menilai, pernyataan Trump tersebut adalah retorika politik kepala negara dari negara adidaya AS untuk melepaskan tanggung-jawabnya sebagai salah satu negara penyumbang emisi atau polusi (pelepasan zat berbahaya) terbesar di dunia.
Menurut Fajar, penolakan Trump terhadap sains iklim, juga berkaitan dengan konsekuensi finansial bagi negara maju (termasuk AS) dalam kesepakatan iklim global.
“Kalau dia (Trump) berhasil melepaskan tanggung jawabnya ini, maka ada banyak konsekuensi finansial yang bisa dia lepaskan. Karena apa? Karena kesepakatan dunia di Konferensi Paris beberapa waktu lalu, mewajibkan agar negara-negara maju menyediakan pembiayaan yang mencukupi kepada negara-negara berkembang untuk keluar dari krisis iklim,” ungkap Fajar.
Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump melontarkan pernyataan kontroversial dalam sidang umum di Markas Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), New York, Selasa (23/9/2025). Dalam pidatonya, ia menyebut, gagasan perubahan iklim yang disebabkan oleh manusia sebagai penipuan terbesar sepanjang masa.
“Menurut saya, itu adalah penipuan terbesar yang pernah dilakukan terhadap dunia, perubahan iklim. Semua prediksi yang dibuat oleh PBB dan banyak lainnya, sering kali karena alasan yang buruk, adalah salah,” ujar Trump.[] Muhar
Dapatkan update berita terbaru melalui saluran Whatsapp Mediaumat