Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan pada hari Ahad (18/1) bahwa pembunuhan Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei akan dianggap sebagai perang komprehensif melawan rakyat Iran, di tengah antisipasi potensi serangan AS terhadap Teheran.
Pezeshkian mengatakan dalam sebuah cuitan melalui platform X: “Setiap serangan atau pengungkapan terhadap Pemimpin Tertinggi, Al-Sayyid Ali Khamenei, dianggap sebagai perang komprehensif terhadap rakyat Iran.” Ia menambahkan bahwa “permusuhan yang berkelanjutan dan sanksi tidak manusiawi yang dikenakan oleh pemerintah Amerika Serikat dan sekutunya adalah salah satu alasan paling utama penderitaan dan kesulitan yang dialami rakyat Iran.”
Pernyataan Pezeshkian tersebut merupakan tanggapan terhadap pernyataan yang dibuat oleh mantan Duta Besar AS untuk entitas Yahudi dan mantan pejabat senior Departemen Pertahanan AS, Dan Shapiro, yang mengatakan bahwa “Presiden Donald Trump mungkin akan mencoba membunuh Khamenei pekan ini, seiring dengan meningkatnya retorika antara kedua belah pihak.”
Sungguh umat sudah muak dengan gertakan kosong Anda, wahai para penguasa Iran! Entitas Yahudi telah menembus tanah Anda dan mencapai jantung ibu kota Anda, membunuh para pemimpin dan personel militer Anda yang paling terhormat. Ini saja sudah cukup untuk menyatakan perang, lalu mana balasan dahsyat Anda?! Bahkan, ketika orang-orang Yahudi membunuh putra-putra umat di Palestina selama dua tahun, hampir tujuh puluh ribu dari mereka telah syahid dan ratusan ribu lainnya terluka, mengapa Anda tidak menyatakan perang komprehensif? Apakah darah Khamenei atau pemimpin lain lebih berharga bagi Anda daripada darah tujuh puluh ribu Muslim?! Dengan standar apa Anda menilai semua ini?!
Umat telah menyadari sepenuhnya bahwa Anda tidak akan berbuat apa pun melawan Amerika dan entitas Yahudi, bahkan sekalipun pemimpin Anda terbunuh, dan Anda hanya akan puas dengan peluncuran rudal yang bersifat teatrikal semata. Sungguh, tanah Anda telah dinodai, para pemimpin militer tertinggi Anda telah terbunuh, dan putra-putra Anda telah dibantai, namun Anda tidak bergeming, apalagi melakukan pembalasan dengan dahsyat. Kebenaran pahitnya adalah bahwa Anda tidak akan pernah bertindak bahkan jika seluruh penduduk dimusnahkan. Kata-kata Anda hanyalah retorika kosong, dan kesetiaan Anda kepada Amerika sangat jelas (hizb-ut-tahrir.info, 19/1/2026).
Dapatkan update berita terbaru melalui saluran Whatsapp Mediaumat