MediaUmat – Digelontorkannya dana 740 miliar dolar AS ke Google untuk kampanye digital yang menutupi genosida di Gaza oleh entitas penjajah Zionis Yahudi, menurut Pengamat Politik Internasional Umar Syarifudin merupakan wajah perang modern ala Israel.
“Inilah wajah perang modern (ala Israel),” bebernya dalam video Google Bermain? di akun TikTok @umar__syarifudin, Jumat (12/9/2025).
Ironisnya, sebut Umar, uang miliaran dolar AS dipakai bukan untuk menyelamatkan nyawa melainkan menjaga citra entitas penjajah.
Maka tidak aneh, sebutnya mencontohkan, iklan-iklan di YouTube menampilkan warga Gaza seolah hidup normal. “Bom dijatuhkan di Gaza tetapi kebenaran fakta dibombardir lewat algoritma,” kritiknya.
Sementara, tegasnya, dunia melihat blokade total yang memutus pangan dan obat-obatan sejak Maret 2025. “Kini ratusan ribu orang kelaparan,” ujarnya.
Terakhir, ia mengingatkan, korban yang meninggal di Gaza mencapai 63.700 jiwa akibat genosida Israel da0n lebih dari 161.700 ribu warga Palestina alami luka-luka akibat serangan Israel sejak Oktober 2023.[] Novita Ratnasari
Dapatkan update berita terbaru melalui saluran Whatsapp Mediaumat