Pengamat: Dewan Perdamaian Gaza Bentukan Trump Alat Legitimasi Penjajahan

 Pengamat: Dewan Perdamaian Gaza Bentukan Trump Alat Legitimasi Penjajahan

MediaUmat Bergabungnya Indonesia, Pakistan, dan negara-negara Arab lainnya ke dalam Dewan Perdamaian Gaza bentukan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, dinilai Pengamat Hubungan Internasional dari Geopolitical Institute Hasbi Aswar sebagai alat legitimasi Trump untuk mengamankan posisi penjajah Israel.

“Bergabungnya negara-negara Muslim dalam Dewan Perdamaian Gaza bentukan Trump hanyalah alat legitimasi Trump bahwa proyek ini mendapatkan dukungan dari dunia Islam untuk kepentingan mengamankan posisi Zionis Israel dan kepentingan kolonialisme Amerika Serikat di Timur Tengah dan dunia Islam secara umum,” ungkapnya kepada media-umat.com, Selasa (27/1/2026)

Menurutnya, di sinilah letak kelemahan dan kebodohan dunia Islam yang hanya menjadi alat politik bagi AS. “Demi kepentingan ekonomi atau menjaga hubungan politik AS yang selama ini hanya menguntungkan para elite saja, sementara umat Islam yang menjadi korbannya,” ujar Hasbi.

Semestinya, tegas Hasbi, dunia Islam punya solusi sendiri untuk menyelesaikan genosida di Gaza. Yaitu menghentikan pelaku kekejaman itu sendiri yaitu Zionis Israel bersama Amerika Serikat dan sekutu-sekutunya.

“Ini hanya dilakukan jika dunia Islam mau bersatu dan menjadikan Islam dan kepentingan umat Islam sebagai kepentingan utama mereka, bukan kepentingan nasionalisme yang sempit,” tegas Hasbi.

Selama kepentingan nasional selalu menjadi prioritas, maka menurutnya, selama itu pula dunia Islam hanya menjadi pembebek desain politik imperialisme AS.

“Artinya, alih-alih menjadi pembela umat Islam, para pemimpin dunia Islam justru menjadi bagian dari pelaku aktif dan pendukung imperialisme itu sendiri,” tandasnya.[] Achmad Mu’it

Dapatkan update berita terbaru melalui saluran Whatsapp Mediaumat

Share artikel ini:

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *