Mediaumat.id – Pejabat Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) yang mengundurkan diri dari jabatannya setelah pemerintahan Joe Biden mengirimkan senjata ke entitas penjajah Yahudi dinilai Pengamat Politik Internasional Farid Wadjdi merupakan bukti terang benderangnya hipokrasi kebijakan-kebijakan AS.
“Ini menunjukkan sebenarnya sangat terang benderang, sangat jelas bagaimana hipokrasinya kebijakan-kebijakan AS, sampai pejabat mereka sendiri sebenarnya menyadari hal itu,” tuturnya kepada Mediaumat.id, Senin (23/10/2023).
Menurut Farid, sikap hipokrit itu tampak dari sikap Joe Biden, alih-alih mengecam entitas penjajah Yahudi justru datang langsung ke Palestina kemudian menampakkan dukungannya terhadap entitas penjajah Yahudi.
“Bahkan mengirimkan tambahan bantuan militer yang digunakan oleh entitas penjajah Yahudi ini untuk membunuhi kaum Muslimin,” bebernya.
Sikap hipokrit yang lebih jelas lagi adalah Amerika juga mengirimkan bantuan kemanusiaan ke Gaza. Itu, menurut Farid, merupakan satu hal yang tidak masuk akal bagi siapa pun, tidak sesuai dengan nurani.
“Sementara pelakunya yang menyebabkan kehancuran rumah-rumah sakit, rumah-rumah sekolah itu kemudian tidak dihentikan, malah diberikan bantuan militer. Siapa pun tidak bisa menerima ini dengan akal sehat maupun hati nurani manusia,” tegasnya.
Farid memandang, sudah saatnya kaum Muslim untuk meninggalkan ideologi kapitalisme ini karena tidak ada lagi yang bisa diandalkan dari ideologi tersebut.
“Karena itu umat Islam harus benar-benar kembali kepada Islam, meninggalkan kapitalisme dan menunjukkan bagaimana ketika Islam memimpin dunia, kebijakan politik luar negerinya yang adil memihak kepada keadilan yang menjamin keamanan dunia, mencegah kezaliman-kezaliman terjadi di dunia ini dan memberikan kebaikan bagi seluruh umat manusia,” pungkasnya.[] Ade Sunandar